Mojokerto

Satpam Asal Gresik Ini Menangis Kala Teringat Gerakan Tangan Bayi yang Baru Diaborsinya

Menyesal. Inilah perasaan satpam asal Gresik yang mengborsi janin di kandungan kekasihnya.

Satpam Asal Gresik Ini Menangis Kala Teringat Gerakan Tangan Bayi yang Baru Diaborsinya
SURYAMALANG.COM/Danendra Kusuma
Petugas memeriksa bayi yang disimpan di jok motor di Mojokerto, Senin (13/8/2018). 

Sebenarnya pasangan kekasih ini sempat berencana menggugurkan kandungan saat berusia antara 3 atau 4 bulan.

( Baca juga : Yuki Kato Blak-blakkan Ungkap Hubungannya Dengan Rio Haryanto: Gue Juga Bingung )

Karena tidak mendapat obat untuk aborsi,  mereka mengurungkan niat itu.

Kemudian Dimas menghubungi temannya berinisial M untuk menanyakan tempat penyedia pil aborsi.

“Teman saya memberi masukan dan merekomendasikan ke perawat. Saya pun memesan ke perawat itu.”

( Baca juga : Elly Sugigi Murka saat Tahu Ada Cewek Muda Jalan Bareng Kekasih, Endingnya Malah Begini )

“Dulu perawat itu adalah tetangga saya. Tetapi sekarang dia tugas di Aceh,” ujarnya.

Dimas membeli obat itu seharga Rp 500.000 untuk 5 butir pil.

Barang itu dikirim dari Aceh ke tangan Dimas melalui paket pos.

( Baca juga : Konser Seharga Rp 25 juta, Syahrini Ogah Disebut Diva Namun Janjikan Hiburan yang Bikin Bahagia )

“Saya membeli obat itu memakai uang pribadi,”' terang Dimas.

Dua pekan kemudian, Dimas menyewa vila di kawasan Pacet seharga Rp 150.000/hari.

Rencananya, mereka tinggal sampai beberapa hari karena untuk proses pemulihan usai melahirkan.

Proses pengguguran dilakukan di vila itu.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved