Sinopsis
Sinopsis Mahakali Jumat 17 Agustus 2018 Jam Tayang 2.30 - Jhalandar Mendatangi Kailash
Sinopsis Mahakali Jumat 17 Agustus 2018 Jam Tayang 2.30 - Jhalandar Mendatangi Kailash
Penulis: Insani Ursha Jannati | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Sinopsis Mahakali Jumat 17 Agustus 2018 Jam Tayang 2.30 - Jhalandar Mendatangi Kailash (Judul sebenarnya "Mahakaali" namun banyak orang menuliskan "Mahakali")
Vinda sekarang mengkhawatirkan keadaan Jhalandar setelah Achariya mengatakan kalau Mahakaali segera membunuh Jhalandar.
Vinda pun lari ke arah Jhalandar dan benar saja, saat itu Mahakaali berteriak kalau dia siap membunuh pria kekar di hadapannya itu.
Vinda memohon pada Mahakaali agar tak membunuh suaminya.
Shiwa pun datang dan membela Vinda bahwa Mahakaali tak bisa membunuhnya.
Mahakaali geram, karena itulah akal-akalan Jhalandar menikahi Vinda agar dia tak terbunuh.
Jhalandar pun selamat dan dituntun Vinda untuk segera beristirahat.
Dewa Bharam pun mencari cara bagaimana agar Jhalandar terkalahkan.
Sementara Wishnu berjanji pada Lakshmi kalau dia pasti melindungi Lakshmi.
Jhalandar ingin datang ke Kailash, tetapi Parvati benar-benar tak ingin.
Shiva meredam kemarahan Parvati kalau Kailash adalah untuk siapa saja.
Bagaimanapun Parvati tak mau melihat Jhalandar datang.
Jhalandar pun injakkan kaki di Kailash.
Kartika menghadangnya begitu pula Ganesh.
Jhalandar malah menantang kalau dia ke sana untuk memerangi Mahadewa.
Mendengar pengakuan Jhalandar, Ganesh semakin naik darah, dia membentak agar Jhalandar pulang atau dia akan tahu akibatnya.
Shiwa pun muncul, mengamini permintaan Jhalandar bila memang ingin bertarung.
Jhalandar bilang kalau dia sudah kehilangan pintu maaf maka satu-satunya cara adalah dia mati.
Namun ada satu permintaan terakhir Jhalandar yaitu dia ingin duduk di singgasana Mahadewa, maka duduklah Jhalandar di sana.
Shiwa bilang kalau sejak detik itu, akan dikenal sebagai Shivratri.
Sementara Wishnu dan Lakshmi mengkhawatirkan apa yang mereka lihat.
Mereka tahu Jhalandar akan melakukan apa pun asal keinginannya tercapai.
Semua orang menikmati makanan yang diletakkan di singgasana tersebut.
Shiwa dan Jhalandar duduk saling memunggungi.
Lalu Jhalandar meminta disuapi oleh Parvati, dan Parvati pun menyetujuinya.
Saat Parvati sedang berjalan mengambil makanan, Jhalandar berubah jadi Shiwa dan mendekati Parvati.
Tangannya nyaris saja menyentuh Parvati namun seketika Mahakaali membentak kalau dia tak bisa menyentuhnya sedikit pun.
Mahakaali bilang dia pasti mengenali mana Mahadewa dan Jhalandar pun mengaku kalau dia ingin menjadikan Parvati miliknya.
Ganesh dan Kartikeya tiba, Shiwa pun.
Jhalandar tersungkur.
Shiwa bilang dia sudah memberinya kesempatan tetapi kematian di Kailash yang dia inginkan, sahut Parvati.
Jhalandar masih keukeuh akan membawa Parvati dari hadapan Shiwa.
Seketika Kartikeya dan Ganesh berdiri di depan Parvati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mahakaali-mahakali-antv-india-kolosal-drama_20180703_120846.jpg)