Asian Games 2018

7 Negara Tak Pakai Pemain Senior di Cabang Sepak Bola Asian Games 2018, Lihat Hasilnya!

Peserta cabang sepak bola putra di #AsianGames2018 boleh memakai 3 pemain berusia di atas 23 tahun. Tapi, 7 tim ini tidak memanfaatkannya.

Editor: Zainuddin
galih lintartika
Pawai Obor (Torch Relay) Asian Games 2018 di lautan pasir Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sabtu (21/7/2018) pagi 

SURYAMALANG.COM – Kontestan cabang sepak bola putra di Asian Games 2018 boleh memakai tiga pemain berusia di atas 23 tahun.

Namun, ada tujuh negara yang tidak mendaftarkan pemain di atas 23 tahun dalam klubnya.

Ini daftar negara yang tidak memakai tiga pemain senior di cabang sepak bola putra Asian Games 2018 sebagaimana dirangkum BolaSport.com :

1. Jepang

Jepang dianggap tidak meyakinkan setelah menang tipis 1-0 kontra Nepal dalam duel Grup D Asian Games 2018 pada Selasa (14/8/2018).

( Baca juga : Pengakuan Sopir Raffi Ahmad Soal Gajinya yang Fantastis, Ditaksir Menyentuh Angka Rp 10 Juta Lebih )

Ternyata, pelatih Hajime Moriyasu hanya membawa pemain U-21 dalam turnamen ini.

Itu pun dengan catatan hanya delapan di antaranya yang sudah berumur 21 tahun.

Kebijakan ini terkait keinginan otoritas sepak bola Jepang yang berharap Moriyasu membangun tim menuju Olimpide 2020 di Tokyo.

( Baca juga : Hotman Paris Akan Beri Uang Rp 25 Juta untuk Anak NTT yang Panjat Tiang Bendera, Buat Jajan Katanya )

Selain sejumlah pilar klub J1, Jepang juga membawa lima pemain tim kampus, yaitu Ryosuke Kojima (Universitas Waseda), Obi Powell Obinna (Universitas Ryutsu Keizai), Kaoru Mitoma (Universitas Tsukuba), Reo Hatate (Universitas Juntendo), serta Ayase Ueda (Universitas Hosei).

Namun, Moriyasu menyebut kemungkinan kebijakan itu berubah pada 2022.

“Punya pemain berpengalaman dalam tim membantu pemain muda berkembang.”

“Sangat penting bila pemain veteran menanamkan pengetahuan mereka sedini mungkin,” ujar Hajime Moriyasu seperti dikutip BolaSport.com dari Football Tribe Asia.

( Baca juga : Lini Depan Persib dengan Striker Asing dalam 5 Musim Terakhir, Bagaimana Ketika Tanpa Striker Asing? )

Sejauh ini, hasilnya positif. Jepang menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke fase knock-out setelah mengalahkan Nepal dan Pakistan (16/8/2018).

2. Iran

Iran punya kesempatan menjadi negara yang paling sering merebut medali emas Asian Games pada edisi 2018.

Sejauh ini Iran dan Korea Selatan (Korsel) sama-sama telah empat kali naik ke podium tertinggi.

( Baca juga : Kebakaran Landa Hutan di Gunung Panderman dan Gunung Butak )

Walau berpeluang menciptakan rekor, Tim Harapan bertahan dengan deretan pemain muda.

Bahkan sosok tertua dalam Timnas U-23 Iran baru berumur 22 tahun, yakni kiper sekaligus kapten, Mehdi Amini.

Iran juga menyertakan satu pemain berusia 17 tahun, yakni penyerang Younes Delfi, serta dua pilar berumur 18 tahun, Mohammad Reza Azadi dan Mohammad Khodabandelou.

3. Uzbekistan

Peraih medali emas sepak bola putra Asian Games 1994 ini juga tidak memanfaatkan jatah tiga pemain senior.

( Baca juga : 6 Timnas Lolos ke Babak 16 Besar Asian Games 2018, 2 Hal Tentukan Nasib Timnas U-23 Indonesia )

Pelatih Ravshan Khaydarov membangun timnya dengan mengandalkan pilar muda milik klub Pakhtakor dan Bunyodkor.

Uzbekistan juga tidak memanggil pemain yang usianya lebih muda dari 20 tahun.

Pemilihan skuat ini tidak membuat Serigala Putih, julukan Timnas U-23 Uzbekistan, dicoret dari daftar unggulan.

4. Thailand

Thailand disebut tampil kurang meyakinkan dalam laga perdananya di Asian Games 2018 kontra Qatar, Selasa (14/8/2018).

( Baca juga : Arsya Hermansyah Pijat Arsy saat Kakaknya sedang Tak Enak Badan, Cara Mijitnya Bikin Ashanty Ketawa )

Padahal, hasil imbang 1-1 itu patut diapresiasi mengingat Gajah Perang Muda bisa menahan tim favorit terkuat turnamen.

Jangan lupa bahwa pelatih Worrawoot Srimaka, yang tahun lalu memimpin timnya meraih medali emas SEA Games, tidak menggunakan jasa pemain senior.

Mantan penyerang Timnas Thailand ini mengaku ingin memberi kesempatan lebih kepada para pemain muda.

5. China

Performa di Asian Games 2018 disebut jadi pertaruhan bagi kebijakan soal pemain U-23 di Liga Super China.

( Baca juga : Ketika Penjambret Amatir Surabaya Hubungi Korban dan Tergiur Tebusan Lebih Besar, Begini Akibatnya )

Sejak tahun lalu, kompetisi kasta teratas Negeri Tirai Bambu itu mewajibkan tim peserta menurunkan minimal satu pemain U-23 dan sebanyak-banyaknya tiga orang.

Jumlah pemain asing yang tampil di pertandingan liga juga tidak boleh lebih dari pemain U-23 lokal.

China datang ke Asian Games 2018 dengan bermaterikan mayoritas pemain klub Liga Super China plus satu pilar klub Belanda, ADO Den Haag, yakni Zhang Yuning.

Sejauh ini, keputusan bertahan dengan pemain muda tersebut berbuah dengan kemenangan telak 6-0 atas Timor Leste, Selasa (14/8/2018).

6. Bahrain

Bahrain juga mengusung misi membangun tim Olimpiade sehingga tidak memakai jatah tiga pemain senior di Asian Games2018.

( Baca juga : Susunan Acara Pembukaan Asian Games 2018 Sabtu 18 Agustus 2018, Mulai jam 08.00 – 22.00 WIB )

Pelatih Samir Chammam hanya memiliki satu pemain yang berusia 21 tahun, yakni Abdulaziz Almansoori, dengan pemain lainnya berusia lebih muda.

Pilar termuda Timnas U-23 Bahrain di Asian Games 2018 adalah penyerang Ahmed Al-Sherooqi, yang masih berumur 18 tahun.

Hanya, hasil kurang mengenakkan didapat Bahrain pada laga perdananya di Grup E setelah kalah telak 0-6 dari Korsel, Rabu (15/8/2018).

7. Arab Saudi

Timnas U-23 Arab Saudi juga tidak memakai jatah pemain senior untuk Asian Games 2018.

( Baca juga : Cerita Azriel Hermanyah Soal Kejadian Mistis di Rumah Megahnya, Mulai Suara Aneh & Sempat Uji Nyali )

Tim berjuluk Elang Hijau Muda diperkuat hanya 12 pemain berumur 21 tahun.

Sedangkan sisanya berusia lebih muda.

“Kami tidak membawa pemain senior karena kami bermain di sini (Asian Games 2018) sebagai persiapan untuk Piala Asia U-23 di mana ajang tersebut akan menjadi kualifikasi untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020,” kata Faisal Almarashdi, juru bicara timnas U-23 Arab Saudi, seperti dikutip BolaSport.com dari Arab News.

“Kami hanya membawa pemain berusia 21 tahun ke bawah ke Indonesia karena merekalah yang nantinya bisa bermain di Olimpiade 2020.”

( Baca juga : Ayu Ting Ting Main Pencak Silat dengan Adiknya, Isengnya Kebangetan Sampai Asisten-nya Jadi Korban )

“Selain itu, banyak pemain kami sudah pernah tampil di Piala Dunia U-20 sehingga tidak pernah ada wacana pemakaian tiga pemain senior,” ucapnya.

Sejauh ini, keyakinan Arab Saudi masih dipertanyakan setelah hanya bermain imbang tanpa gol versus Iran, Rabu (15/8/2018).

Berita ini sudah dimuat di Bolasport.com dengan judul Jepang Bawa 5 Pemain Kampus ke Asian Games 2018, Ini 7 Negara Tanpa Pilar Senior di Cabang Sepak Bola.

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved