Malang Raya

Periksa 3.953 Ekor Hewan Kurban di Kota Malang

Jumlah hewan kurban yang telah diperiksa yakni kambing mencapai 3.953 ekor, sapi sebanyak 237 ekor, dan domba sebanyak 161 ekor.

hayu yudha prabowo
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN - Petugas Dari Dinas Pertanian Kota Malang menunjukan stiker yang akan ditempel pada hewan kurban yang memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Senin (20/8/2018). Sejak sepekan terakhir, Dinas Pertanian Kota Malang dibantu Sarjana Kedokteran Hewan yang menempuh Pendidikan Profesi Dokter Hewan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban untuk melindungi konsumen. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sedikitnya terdapat 156 titik penjualan hewan kurban di Kota Malang.

Jumlah ini berdasarkan hasil kunjungan dan pemeriksaan hewan kurban oleh petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang menjelang pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Ratusan titik itu tersebar di lima kecamatan. Dari titik itu jumlah hewan kurban yang telah diperiksa yakni kambing mencapai 3.953 ekor, sapi sebanyak 237 ekor, dan domba sebanyak 161 ekor.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Anton Pramujiono menuturkan, sejak tanggal 13 Agustus lalu, petugas telah berkeliling ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban untuk memeriksa kesehatan hewan kurban.

PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN - Sarjana Kedokteran Hewan memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Senin (20/8/2018). Sejak sepekan terakhir, Dinas Pertanian Kota Malang dibantu Sarjana Kedokteran Hewan yang menempuh Pendidikan Profesi Dokter Hewan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban untuk melindungi konsumen. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN - Sarjana Kedokteran Hewan memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Senin (20/8/2018). Sejak sepekan terakhir, Dinas Pertanian Kota Malang dibantu Sarjana Kedokteran Hewan yang menempuh Pendidikan Profesi Dokter Hewan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban untuk melindungi konsumen. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO (hayu yudha prabowo)

"Sejak 13 Agustus, kami sudah berkeliling, dan terus dilakukan sampai sore ini. Selanjutnya mulai besok, kami berkeliling ke masjid atau lokasi penyembelihan hewan kurban, untuk memeriksa hewan kurban," ujar Anton kepada awak media, Senin (20/8/2018) siang.

Hasil pemeriksaan, sejauh ini petugas tidak menemukan penyakit hewan yang bisa menular kepada manusia. Ada temuan hewan kurban pincang karena faktor pengiriman hewan. Petugas juga meminta penjual mengobati hewan kurban ketika hewan kurban ditemukan mencret.

Lebih lanjut Anton mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan teliti dalam memilih dan membeli hewan kurban.

Hewan kurban harus disesuikan dengan syarat berkurban. Jika masih ragu atas kondisi kesehatan dan terpenuhinya syarat kurban, masyarakat bisa berkoordinasi dengan petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang. 

PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN - Sarjana Kedokteran Hewan memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Senin (20/8/2018). Sejak sepekan terakhir, Dinas Pertanian Kota Malang dibantu Sarjana Kedokteran Hewan yang menempuh Pendidikan Profesi Dokter Hewan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban untuk melindungi konsumen. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN - Sarjana Kedokteran Hewan memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual pedagang di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Senin (20/8/2018). Sejak sepekan terakhir, Dinas Pertanian Kota Malang dibantu Sarjana Kedokteran Hewan yang menempuh Pendidikan Profesi Dokter Hewan melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban untuk melindungi konsumen. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO (hayu yudha prabowo)
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved