Kediri

Tim Saber Pungli Mabes Polri Bongkar Pungutan Pengurusan SIM di Satpas Polres Kediri

Biaya tambahan senilai Rp. 500 ribu hingga Rp. 650 ribu untuk mempermulus masyarakat umum mendapatpak SIM C.

Tim Saber Pungli Mabes Polri Bongkar Pungutan Pengurusan SIM di Satpas Polres Kediri
pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM - Tim Saber Pungli Mabes Polri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) praktik pungutan liar berupa penarikan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terhadap masyarakat saat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) Polres Kediri.

Informasi dihimpun SuryaMalang.com dari sumber internal di Kepolisian mengungkapkan biaya tambahan senilai Rp 500 ribu hingga Rp 650 ribu untuk mempermulus masyarakat umum mendapatpak SIM C. Nominal itu akan berlipat sesuai SIM yang diinginkannya.

Pungutan liar ini dilakukan secara terorganisir oleh sejumlah calo SIM bahkan dikomando oleh PNS Polri dan anggota Polisi Satlantas Polres Kediri.

Sebagai catatan, biaya tambahan ini sudah berlangsung cukup lama yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mudah mendapatkan SIM.

Modus operandinya adalah para calo mencari konsumen yang ingin dibantu mendapatkan SIM secara instan. Sejumlah tes hanyalah formalitas saja, asal ada uang tambahan SIM pun dapat dengan mudah didapat.

Uang hasil biaya tambahan itu diberikan calo kepada anggota PNS Polri yang dikoordinir dengan Baur SIM.

Ada banyak kamera Closed Circuit Television (CCTV) di seluruh akses masuk Satpas Polres Kediri untuk mengawasi aktivitas di sekitarnya.

Hasil uang biaya tambahan pembuatan SIM tersebut disetorkan ke sejumlah Perwira di Polres Kediri.

Total barang bukti yang berhasil diamankan Tim Saber Pungli senilai Rp 71.177.000.

Mereka berhasil menangkap calo SIM berinisial DW, YD, BD, AX dan HA.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, mereka yang terlibat kasus di Satpas Polres Kediri telah diamankan Tim Saber Pungli Mabes Polri.

"Iya benar, yang bersangkutan telah dibawa ke Mabes Polri," ujarnya kepada wartawan Polda Jatim, Senin (20/8/2018).

Menurut dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kabid Propram Polda Jatim untuk menindaklanjuti kasus ini. Sampai saat ini kasus ini masih ditangani oleh Mabes Polri.

"Kami belum dapat memastikan karena masih menunggu apakah kasus ini akan dilimpahkan ke Polda Jatim atau ditangani Mabes Polri," ungkapnya.

Sejumlah pelanggar diamankan di Satpas Polres Kediri meliputi 11 anggota Polisi pelayanan SIM, dua PNS Polri serta tiga orang PHL serta karyawan bank yang menangani transaksi.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved