Kediri

Kapolres Kediri Panen Duit Haram Rp 40 Juta - Rp 50 Juta Tiap Pekan

AKBP Erick Hermawan menjadi Kapolres Kediri sejak November 2017. Sebelumnya, dia menjabat Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Jatim.

Kapolres Kediri Panen Duit Haram Rp 40 Juta - Rp 50 Juta Tiap Pekan
harian surya
PUNGLI SIM - Praktik busuk di balik pengurusan SIM di Polres Kediri. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pungutan liar di balik pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) mendatangkan uang haram begitu banyak bagi aparat Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Kediri.

Semua itu terungkap berkat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri di Satpas Polres Kediri, Sabtu (18/8/2018),

Kapolres Kediri AKBP, Erick Hermawan, disebut turut menerima uang sekitar Rp 40-50 juta setiap minggu dari pungutan liar (pungli) layanan pembuatan SIM.

AKBP Erick Hermawan menjadi Kapolres Kediri sejak November 2017. Sebelumnya, dia menjabat Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Jatim.

Selain Kapolres, uang hasil pungli diduga juga mengalir ke Kasat Lantas Polres Kediri senilai Rp 10-15 juta dan KRI serta BAUR SIM senilai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per minggu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan, penangkapan kapolres awalnya bermula dari tertangkapnya lima calo, yakni Har (36) Bud (43), Dwi (30) Alex (40) Yud (34) pada Sabtu (18/8/2018) dan seorang anggota PNS berinisial An.

Polisi menangkap berdasarkan laporan dari warga tentang masih adanya dugaan praktik pungli SIM di Polres Kediri

Menurut informasi, setiap pemohon SIM dikenakan biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 650.000 per orang tergantung jenis SIM yang dilakukan oleh anggota Satpas SIM Polres Kediri dengan para calo.

Modusnya setiap hari para calo menyetorkan uang pungutan di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada AN, seorang PNS. Kemudian dari AN, dilaporkan ke Baur SIM Bripka Ik.

Nantinya setelah direkap sejumlah uang tersebut akan didistribusikan kepada Kapolres, Kasatlantas, KRI, Kas dan Baur SIM.

Untuk setiap anggota Satpas, menerima uang hasil pungli setiap hari sekitar Rp 300.000 dari seorang PNS AN. "

Benar, Tim Saber Pungli Mabes Polri yang melakukan," kata Barung di Surabaya, Senin (20/8/2018).

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu menjelaskan, Polda Jatim masih menunggu konfirmasi terkait penanganan kasus.

"Saya sudah menghubungi Kabid Propam Polda Jatim kasus itu belum diserahkan ke kami, tapi masih ditangani Mabes Polri," tuturnya. Sementara itu, dari OTT tersebut, tim menyita barang bukti berkas pemohon SIM, rekapan pungutan di luar PNBP, dan uang hasil pungutan di luar PNBP sejumlah Rp 71,177 juta. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pungli SIM, Kapolres Kediri Terima Rp 50 Juta Per Minggu, Kasat Lantas Rp 15 Juta", https://regional.kompas.com/read/2018/08/22/14244341/pungli-sim-kapolres-kediri-terima-rp-50-juta-per-minggu-kasat-lantas-rp-15.

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved