Pasuruan

Makna Idul Adha Bagi Napi Lapas Kota Pasuruan, Tak Hanya Makan Sate dan Gulai

Semarak Idul Adha juga dirasakan narapidana di Lapas Kota Pasuruan. Ini makna Idul Adha bagi para narapidana.

SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Suasana Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di Lapas Kelas II B Kota Pasuruan, Rabu (22/8/2018) pagi. 

Sementara itu, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Kelas II B Kota Pasuruan, Marwan Andrianto mengatakan makna Idul Adha bagi narapidana di Lapas adalah makan sate dan gulai.

Setiap kali Idu Adha, menu jatah makanan para napidana berubah.

( Baca juga : Via Vallen Sholat Idul Adha 1439 H di Sidoarjo, Penampilannya Curi Perhatian, Lihat Pipinya! )

“Dagingnya ya dari hasil hewan kurban itu,” kata Marwan.

Selain itu, makna Idul Adha bagi narapidana adalah momen untuk meningkatkan ketakwaan dan iman.

“Tadi kami Salat Idul Adha bersama. Setelah itu, penyembelihan bersama.”

( Baca juga : Inul Daratista Hibur Sapinya yang Nangis Jelang Kurban, Sampai Muncul Lagu Via Vallen Meraih Bintang )

“Nanti sore semuanya makan gulai dan sate bersama,” tambahnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved