Magetan

Delapan Pesawat Tempur Menukik lalu Berondongkan Peluru dan Bom di Ponorogo

kedua jenis jet tempur itu melakukan terbang rendah diantara bukit bukit dengan strafing (memberondong) peluru kaliber 20 mm dari moncong senjata.

Delapan Pesawat Tempur Menukik lalu Berondongkan Peluru dan Bom di Ponorogo
doni prasetyo
Ground Crew (teknisi) di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan memasang bom jenis BL-25 Practise di pesawat F-16, sebelum pelaksanaan pengeboman di AWR Ponorogo, Jumat (24/8-2018). 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Sejumlah pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle dari Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, sejak dua hari lalu menderu meramaikan udara di wilayah Madiun, Magetan dan Ponorogo.

Kedua jenis pesawat tempur itu melakukan serangan udara ke darat (Air to ground) dengan menembakan senjata M 61A1 dan memutahkan peluru kaliber 20 mm ke Air Weapon Range (AWR) di Desa Suren, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

"Selama latihan, kedua jenis jet tempur itu melakukan terbang rendah diantara bukit bukit dengan strafing
(memberondong) peluru kaliber 20 mm dari moncong senjata M 61A1 dan bombing menggunakan BL 25 dengan berat 12,5 kg dari ketinggian tertentu,"jelas Letkol Pnb Yoga “Barong” didampingi Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Iswahjudi Mayor Sus Hamdi Londong Allo kepada Surya, Jumat (24/8-2018).

Sasaran Strafing, tambah Mayor Londong, layar khusus untuk luas area 4200 meter persegi. Sedang serangan bombing dengan sasaran titik tanda merah dengan luas sasaran kurang lebih 9000 meter persegi.

"Ketika strafing, pesawat melakukan manuver dengan ketinggian tertentu dan membuat sudut 30-33 derajat. Sedang bombing dengan cara menjatuhkan bom dengan sasaran yang ditentukan pemandu RSO (Range Safety officer/jangkauan keamanan),"jelas Mayor Londong.

Dijelaskan Kapen Londong, kemampuan penyerangan dari udara ke daratan (air to ground) perlu dilatih, karena sasaran yang akan ditembakkan sulit dikenali.

"Latihan serangan udara ke darat, ini merupakan program kerja Lanud Iswahjudi, untuk melatih keterampilan penerbang tempurnya,"ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan Mayor Londong, selain melatih ketrampilan serangan udara ke darat, juga untuk meningkatkan profesionalisme tempur, sekaligus mengasah naluri tempur, penerbang tempur di Skadron 3 dan Skadron 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan.

"Latihan penembakan dan pengeboman sasaran dilakukan pesawat F-16 sebanyak empat sorti (pilihan) penembakan. Sedangkan pesawat T-50 Golden Eagle melaksanakan delapan sorti penembakan,"kata Kapen Londong, seraya mengatakan untuk tiga sorti sasaran lain, pesawat F16 terbang di ketinggian dibawah 12.000 kaki. Sedang pesawat tempur T50i Golden Eagle lima sorti sasaran berada diketinggian dibawah 10.000 kaki. 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved