Breaking News:

Pasuruan

Usianya Masih Belia, Lihatlah Aksi Preman Cilik di Pasuruan Ini, Duh Bikin Jengkel

anak-anak yang masih di bawah umur ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Sukorejo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya

SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) yang diringkus jajaran Polsek Sukorejo, Pasuruan, Rabu (29/8/2018) sore. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Dua bocah yang masih berusia belia atau setara anak-anak SMP menjadi tersangka pencurian dengan kekerasan (curas). Keduanya diringkus jajaran Polsek Sukorejo, Pasuruan, Rabu (29/8/2018) sore.

Kini, anak-anak yang masih di bawah umur ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Sukorejo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolsek Sukorejo AKP Wiksan mengatakan, dua tersangka yang berhasil diamankan adalah WF (14) dan IYP (16).

Keduanya berasal dari Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Satu dari dua tersangka masih menyelesaikan pendidikan di salah satu SMP di Purwosari.

Baca: Inikah Alasan Jonatan Christie Ngepel Lantai? Jika ya, Pantes Ia Melakukannya di Asian Games 2018

Baca: Perseteruan dengan Fatin Belum Damai, Iis Dahlia : Dia Terkenal Lagi Karena Jasa Gua

Sedangkan satu sisanya sudah putus sekolah. "Keduanya diduga kuat melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban MFA (15).

Korban juga masih berstatus sebagai pelajar SMP. Akibat aksi kedua tersangka, korban mengalami luka pukul, HP dan sejumlah uang di dompetnya pun hilang," kata Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, kasus ini bermula saat korban sedang duduk-duduk di area PT HM Sampoerna di Dusun Jeruk Kuwik, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, korban sedang menunggu temannya dan titik pertemuannya itu di lokasi kejadian itu. Tak lama, kedua tersangka tiba - tiba mendatangi korban yang sedang duduk.

Baca: Kartika Putri Dikabarkan Menikah saat Sedang di Madinah, Sang Manajer Sampaikan Ini

Baca: Jarang Terekspos, Mulan Jameela Pamer Foto Berpose Bersama 2 Anak Dari Pernikahan Pertamanya

"Tersangka datang sambil marah-marah. Korban dan tersangka ini tidak saling mengenal. Selanjutnya, tersangka menodongkan pisau lipat. Tersangka mengancam korban dan meminta uang dan hp miliknya," tambahnya.

Aksi kedua tersangka semakin brutal saat korban tidak memberikan hp dan uangnya. Tersangka memukul tubuh dan kepala korban sebanyak tiga kali. Perbuatan premanisme itu baru berhenti setelah korban menyerahkan uang dan handphone miliknya itu.

Ditambahkan Kapolsek, setelah mendapatkan apa kemauannya, dua tersangka meninggalkan korban begitu saja menggunakan sepeda motornya.

Untungnya, korban segera melapor ke Pos Satpam PT HM Sampoerna yang langsung dilanjutkan ke Polsek Sukorejo.

Mendapatkan laporan itu, kata dia, pihaknya langsung bergegas. Semua anggota langsung mendatangi dan mengejar lokasi yang diduga kuat dijadikan tempat pelarian tersangka.

Alhasil, polisi menemukan tersangka di tengah jalan, setelah itu dihentikan dan diamankan.

Baca: Jarang Terekspos, Mulan Jameela Pamer Foto Berpose Bersama 2 Anak Dari Pernikahan Pertamanya

Baca: Ruben Onsu Bikin Sarwendah Menangis saat Perayaan Ultah, Kadonya Benar-benar Hidup & Bernyawa

"Kami masih mengembangkan kasus ini. Pemeriksaan awal, uang hasil curas dan hp nya itu akan dibagi berdua. Rencananya akan digunakan untuk jajan. Kami masih memeriksa beberapa saksi termasuk kedua tersangka," pungkas Kapolsek.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved