Asian Games 2018

Komentar Wishnutama soal Closing Ceremony Asian Games 2018 yang Sempat diguyur Hujan

Walau sempat diguyur hujan, Perhelatan puncak Asian Games 2018 telah sukses digelar kemarin (2/9/2018).

Suryamalang.com/Kolase - Instagram.com
Wishnutama 

SURYAMALANG.COM - Perhelatan puncak Asian Games 2018 telah digelar kemarin (2/9/2018).

Meski diguyur Hujan, Closing Ceremony Asian Games 2018 telah sukses diselenggarakan.

Acara penutupan kali ini tidak kalah spektakuler dengan opening ceremony Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.

Walaupun tidak ada replika Gunung lagi dipanggung utama.

Panggung pada acara penutupan Asian Games 2018 terlihat sederhana.

Baca: Selamat! Anak Kedua Rian DMasiv Sudah Lahir, Begini Ungkapan Kebahagiaannya

Baca: Nyanyi Lagu Nella Kharisma, Siti Badriah Malah Tuai Protes saat Nyanyi Jaran Goyang, Ini Penyebabnya

Panggung terdiri menjadi tiga bagian, dua panggung kecil di sisi kanan kiri serta panggung utama ditengah.

Dilansir dari Grid.id pada artikel "Perhelatan Closing Ceremony Asian Games 2018 Diguyur Hujan, Wishnutama: Semoga Tidak Mengecewakan" Senin (3/9/2018) Panggung Closing Ceremony Asian Games hanyak dikerjakan dalam waktu satu hari.

Wishnutama selaku creative director pun menjelaskan mengapa panggung closing ceremony Asian Games 2018 itu baru dibangun sehari sebelumnya dan gladi bersih juga baru dilakukan sehari sebelumnya.

Hal itu dikarenakan stadion utama GBK yang masih dipakai untuk pertandingan cabang olahraga atletik.

Wishnutama juga mengunggah foto di Instagram pribadanya @wishnutama dengan menjelaskan terkait pangggung tersebut.

"Panggung #closingceremonyasiangames2018 ini hanya dibangun dalam 1 hari karena berapa hari sebelumnya Stadion GBK ini masih dipakai untuk pertandingan atletik. Dress rehearsal atau gladi bersihnya pun juga hanya 1 hari," Tulisnya

Baca: Duet Dengan Jay Flow dan Foto Selfie Dengan Siwon, BCL Jadi Trending Topik di Twitter Korea

Baca: Tinggalkan Sang Anak Demi Asian Games 2018, Penampilan Denada Tuai Banyak Pujian

Hujan deras memang mengguyur kawasan GBK sedari dua jam sebelum acara dimulai.

Bahkan sampai acara dimulai pun hujan masih terus membasahi lapangan yang ditutupi kain hitam dan putih itu.

Wishnutama pun mengungkpakan dengan segala keterbatasan yang ada itu, semoga perhelatan closing ceremony Asian Games 2018 tadi malam tidak mengecewakan.

"Beberapa saat sebelum acara dimulai hujan deras pula sampai dimulainya acara, tetapi kita putuskan the show must go on air tepat waktu. Semoga dengan keterbatasan ini pegelaran #closingceremonyasiangames2018 tidak mengecewakan. Aamiin YRA," tutup Wishnutama.

Baca: Sibuk Urusi Persiapan Nikah, Baim Wong Sampai Telat Hadiri Prescon di Film Terbarunya

Baca: Mengapa China Selalu Mendominasi dalam Perolehan Medali di Asian Games? Inilah 4 Rahasianya

Acara penutupan kali ini tidak kalah spektakuler dengan opening ceremony Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.

Persiapan upacara pembukaan membutuhkan waktu selama 4 bulan.

Selama diguyur hujan, para atlet dan voulenteer Asian Games telah disediai Jas Hujan.

Mereka sangat antusias sekali dengan acara penutupan Asian Games 2018.

Ronald Steven, selaku pengarah musik dalam acara tersebut mengungkapkan jika upacara penutupan memang digelar seperti konser musik.

Ya, berbagai artis papan atas Indonesia seperti RAN, Isyana Sarasvati, Afgan, Gigi, serta artis luar negeri seperti Super Junior dan Ikon sukses memeriahkan acara tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved