Breaking News:

Surabaya

9 Tahun Penjara untuk Istri Pembunuh Suami yang Merekayasa Seolah Bunuh Diri

Terdakwa Desy Ayu Indriani usai jalani sidang di Ruang Sari 1, PN Surabaya. Ia menutup sebagian wajahnya.

Editor: yuli
Syamsul Arifin
Terdakwa Desy Ayu Indriani usai jalani sidang di Ruang Sari 1, PN Surabaya. Ia menutup sebagian wajahnya usai divonis 9 tahun penjara oleh majelis hakim. Selasa, (4/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Desy Ayu Indriani, akhirnya menjalani sidang final atas kasus pembunuhan terhadap suaminya sendiri. Terdakwa jalani sidang di Ruang Sari 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan langkah gontai.

Dia hanya tertunduk saat ketua majelis Hanung FX membacakan surat putusan. Dia lantas menangis usai hakim menyatakan dirinya dihukum penjara selama 9 tahun.

"Mengadili terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan dan dijatuhi hukuman penjara selama 9 tahun," kata ketua majelis hakim, Hanung. Selasa, (4/9/2018).

Terdakwa dijerat dengan pasal 44 ayat 3 UU No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Putusan itu terbilang ringan, sebab sebelumnya Jaksa Penuntut Umun (JPU), Fathol Rosyid selama 12 tahun.

Menanggapi putusan tersebut, majelis mempersilahkan terdakwa berkonsultasi kepada kuasa hukumnya untuk mengambil sikap.

Dengan nada lirih, Desy mengaku menerima putusan seraya menganggukkan kepala. "Saya terima vonis yang mulia," lirihnya.

Pertimbangan atas hukuman itu yakni, hal yang memberatkan terdakwa yaitu terdakwa melakukan kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan jatuhnya korban.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa menyesali perbuatannya dan mengaku bersalah.

Pada persidangan yang telah lalu, saat dirinya menjalani sidang dengan agenda keterangan terdakwa.

Di hadapan majelis hakim, Desy mengakui perbuatannya karena emosi setelah korban selingkuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved