Surabaya

PLN Minta Maaf, Begini Penjelasan Padamnya Listrik di Beberapa Kota di Jatim

Padamnya aliran listrik disebabkan terganggunya Jaringan yang mengalirkan listrik dari Paiton, Probolinggo ke arah Kediri dan Paiton ke arah Grati.

banana-fiche.deviantart.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jawa Timur, Dwi Suryo, menyampaikan permohonan maaf atas padamnya listrik yang terjadi di sebagaian kota di Jawa Timur pada Rabu (5/9/2018) siang hingga sore.

"Padamnya aliran listrik tersebut disebabkan terganggunya Jaringan yang mengalirkan listrik dari Paiton, Probolinggo ke arah Kediri dan Paiton ke arah Grati sehingga mengakibatkan pembangkit di Paiton tidak bisa mengalirkan listriknya ke sistem 500 kV (SUTET)," jelas Dwi Suryo.

Gangguan ini terjadi pada sekitar jam 11.27 WIB, dan PLN berupaya untuk melokalisir daerah yang mengalami gangguan sehingga tidak memperburuk kondisi yang terjadi.

Upaya terus dilakukan dengan menormalkan kembali jalur yang terganggu agar energi listriknya dapat dialirkan kembali.

"Langkah tersebut terus dilakukan hingga menjelang petang 38 Gardu Induk 150 kV yang ada di Jawa Timur seluruhnya sudah bisa di energized dan secara bertahap," lanjut Dwi Suryo.

Pada pukul 17.00 sekitar 410 MW sudah bisa disalurkan kembali ke pelanggan. Masih sekitar 500 MW lagi yang masih padam dan menunggu pembangkit yang di Paiton masuk sistem kembali yang pada saat ini masih dalam proses pembebanan kembali.

Menurut Dwi Suryo, proses penormalan membutuhkan waktu mengingat karakteristik dari PLTU memang demikian ketika PLTU stop maka membutuhkan waktu sekitar 6 jam hingga 8 jam agar tidak terjadi thermal stress pada steam turbine.

"Kami optimis malam ini kondisi sistem akan kembali normal dan pelanggan yang mengalami pemadaman berangsur akan menyala," tandasnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved