Jember

Dinas Pendidikan Jember Tidak Mengetahui Aliran Dana LK PAUD

Dispendik Jember tidak terlibat dalam penerimaan bantuan Layanan Khusus dari Kemendikbud yang di pungli penilik sekolah PAUD

Dinas Pendidikan Jember Tidak Mengetahui Aliran Dana LK PAUD
surya malang/sri wahyunik
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Ahmad Ghozali. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Dinas Pendidikan Kabupaten (Dispendik) Jember bakal menindaklanjuti operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Satgas Saber Pungli terhadap dua orang penilik atau oknum PNS di Dispendik itu.

"Tentunya akan kami tindaklanjuti, yang jelas Pemkab sudah tahu, dan selanjutnya juga akan ditangani oleh Inspektorat," kata Ahmad Ghozali, Sekretaris Dispendik Jember kepada SURYAMALANG.COM,  Jumat (7/9/2018).

Ghozali menegaskan, Dispendik tidak terlibat dalam penerimaan bantuan Layanan Khusus dari Kemendikbud tersebut. Menurutnya, bantuan itu diajukan melalui proposal oleh lembaga langsung kepada Kemendikbud.

"Jadi, tidak melewati Dinas Pendidikan, karenanya kami tidak terlibat dalam bantuan tersebut," ucap Ghozali. 

Pihaknya hanya mengetahui ada empat lembaga PAUD penerima bantuan dana LK di tahun 2018 ini. Setiap lembaga menerima bantuan sebesar Rp 25 juta.

Bantuan LK, kata Ghozali, diberikan kepada lembaga yang berada di daerah marjinal dan kantong kemiskinan atau perekonomian rendah. Dana itu bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan pendaftaran siswa baru.

Ghozali mengaku penilik sekolah biasanya mengetahui adanya bantuan atau program-program dari kementerian. "Karena mereka terlibat dalam sosialisasi program atau bantuan, jadi memang penilik tahu," tegas Ghozali.

Menurutnya, di Kabupaten Jember terdapat 37 penilik PAUD. Dia tidak bisa memastikan apakah ada kasus serupa yang ditangani tim Saber Pungli di tempat lain atau tidak.

Seperti diberitakan, Satgas Saber Pungli menangkap dua orang penilik atau PNS di Dinas Pendidikan Jember yakni Abdur Rohim dan Suwidi. Keduanya penilik PAUD. Polisi melakukan OTT terhadap keduanya dan menyita uang tunai sebesar Rp 7,2 juta, empat ponsel, dan tiga fotokopi rekening bank.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved