Surabaya

Polrestabes Surabaya Gagalkan Tawuran Pelajar di Jalan Demak

Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Polrestabes Surabaya membubarkan puluhan remaja saat hendak tawuran di Jl Demak

Polrestabes Surabaya Gagalkan Tawuran Pelajar di Jalan Demak
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Anggota Respatti Polrestabes Surabaya ketika mengamankan remaja yang akan tawuran di Jalan Demak Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Polrestabes Surabaya membubarkan puluhan remaja saat hendak tawuran di Jl Demak, kelurahan Dupak Surabaya, Sabtu tengah malam (8/9/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

Mereka lari tunggang langgang saat melihat Polisi menghampirinya. Sejumlah remaja yang rata-rata masih berstatus pelajar itu pun berusaha kabur menghindari kejaran Polisi yang akan menangkapnya.

Ketua Tim Respatti Polrestabes Surabaya, Ipda Ardian Wahyudi mengatakan pihaknya membubarkan gerombolan remaja ini ketika berada di emperan toko nomor 185 Jl Demak sekira 300 meter dari perlintasan kereta api Dupak.

Merasa dicurigai akan berbuat onar yang memicun keributan hingga berdampak meresahkan masyarakat setempat.

"Kami melakukan upaya pencegahan karena mereka mau tawuran," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (9/9/2018).

Sebagian besar remaja ini kabur mengendarai motor mengarah ke jalan Krembangan. Sontak, anggotanya yang saat itu juga mengendarai motor Respatti bergegas mengejarnya.

"Mereka berkumpul di tempat sepi di pinggir jalan diduga sudah merencanakan akan tawuran bahkan ada remaja putri," ungkapnya.

Anggota Respatti mengenakan pakaian serba hitam dilengkapi senjata api itupun berpencar untuk menangkap mereka yang kabur ke dalam perkampungan.

Saking paniknya, beberapa remaja itu sampai nekat menumpang motor pengguna jalan yang lewat didepannya. Kerja keras anggotanya akhirnya berbuah hasil.

"Kami mengamankan empat remaja pelajar berusia 14 tahun," kata Ardian.

Untuk diketahui penangkapan remaja ini dibarengi dengan kegiatan patroli Cipta Kondisi skala besar dari Polrestabes Surabaya, yang juga menyasar tempat rawan kejahatan guna mengantisipasi kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor) di seluruh wilayah Surabaya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved