Malang Raya

Ada Keris Berusia 1690 Tahun dalam Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Kota Batu

Lihat deretan benda pusaka dalam Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018. Ada benda pusaka dibuat pada tahun 328 Masehi.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Penjamasan benda pusaka dalam Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Kota Batu, Selasa (11/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Enam penjamas khusyuk saat menjamas benda pusaka di kediaman Ki Sabdo Nugroho Jati di Kota Batu, Selasa (11/9/2018).

Para penjamas ini mencuci benda pusaka secara hati-hati.

Di antara benda pusaka yang dicuci adalah keris, tombak, pedang, dan trisula.

( Baca juga : Raffi Ahmad Ciuman dengan Marsha Aruan, Respon Nagita Slavina Malah Begini: Puas Puasin Aja )

Benda pusaka dari seluruh daerah di Indonesia ikut dalam Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 yang dilakukan dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 H.

Kegiatan ini sudah kelima kali, dan rutin digelar setiap tahun.

Ada sekitar 70 benda pusaka yang dijamas, seperti keris sepanjang 2 meter milik Musyrifin, warga Sumenep, Madura.

( Baca juga : Kaki Kanan Ayah Pevita Pearce Diamputasi, Penyebabnya Misterius )

Juga ada keris Tilam Putih sepanjang 32 sentimeter yang dibuat pada 328 Masehi milik Djoko Subandi alias Ki Sabdo Nugroho Jati.

Jadi keris itu sudah berusia sekitar 1690 tahun.

Tommy Isa Sadhana (43) menjamas lima benda pusaka miliknya yang terdiri dari tiga keris dan dua tombak.

Dia mengikuti jamasan ini untuk melestarikan budaya dari leluhurnya.

( Baca juga : Foto Mantan Istri Dengan Seorang Pria Beredar, Sule Doakan Semoga Bahagia )

“Juga untuk menjaga warisan benda pusaka yang diberikan kepada saya,” ujar Tommy.

“Saya miliki benda pusaka ini sekitar tiga tahun lalu,” ungkap pekerja konstruksi di Kota Malang ini.

Sementara itu, Koordinator Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018, Wahyu Eko Purwanto mengatakan ada beberapa tahapan jamasan benda pusaka ini.

( Baca juga : Daftar Daerah yang Buka Pendaftaran CPNS 2018 di Jatim, Mulai Surabaya, Malang, Sampai Tulungagung )

Di antaranya penjamas harus tahu benda pusaka oti pernah dijamas atau belum.

“Kalau pernah dijamas, maka akan mendapat perlakuan khusus, seperti menghilangkan karat.”

“Bila belum dijamas, akan melewati sampai tiga tahap penjamasan,” kata Wahtu.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved