Breaking News:

Pasuruan

Pemilik Warung Makan Jadi Korban Gendam, Uang Rp 30 Juta dan Perhiasan Emas 46 Gram Raib

Uang tunai Rp 30 juta dan perhiasan emas seberat 46 gram yang disimpan di kamar pribadi raib dibawa pelaku gendam

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/Galih Lintartika
Rumah pemilik warung korban gendam di Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN -  Pemilik warung makan di Kelurahan Purwosari Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, menjadi korban gendam. Uang tunai Rp 30 juta dan emas 46 gram yang disimpan di kamar pribadinya pun raib dibawa pelaku gendami.

Musibah yang dialami pemilik warung, Sundari, berawal dari rutinitas yang dilakukanya setiap hari.  Datanglah pasangan laki - laki dan perempuan ke warung milik Sundari. Merekapun memesan makanan.

"Mereka seperti pegawai koperasi simpan pinjam. Pakaiannya rapi dan badannya bersih," kata Sundari, Rabu (12/9/2018).

Setelah itu, Sundari tidak sadar saat diajak berbincang apapun. Hingga akhirnya, keduanya meminta izin untuk ke kamar mandi.

"Waktu itu saya persilahkan saja. Sayapun mempersilahkan masuk mereka. Satu masuk , satunya masih berbicara di depan," ucap Sundari. 

Nah, waktu yang satu ngobrol di luar bersamanya banyak menceritakan tentang persoalan kepribadiannya. "Sampai - sampai saya merasa iba dan kasihan sama dia. Saya tidak sadar kalau saya diajak ngobrol lama sekali dan orang yang di dalam rumahnya juga tidak kunjung keluar," ungkap Sundari.

Ia mengatakan, yang di dalam ini pria, dan  yang bersamanya perempuan. Dan perempuan itupun juga mulai melancarkan aksinya.

"Saya disuruh lepas gelang, kalung, dan cincin. Saya tidak sadar kalau itu mau diambil. saya ikuti saja kemauannya dia, tanpa sadar," ujar Sundari. 

Setelah itu, si laki - laki keluar dan gantian yang perempuan masuk ke dalam. Alasannya sedang datang bulan , dan minta waktu agak lama.

"Saya baru sadar setelah mereka pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion , saya lupa nopolnya. Mereka pergi begitu saja, barulah saya sadar saat itu dan keduanya sudah tidak terlihat lagi," ungkap Sundari. 

Setelah itu, tambah Sundari, dirinya melihat ke dalam kamar pribadinya. Kecurigaannya benar. Perhiasan satu kotak miliknya hilang dan sejumlah uang tunai pun juga raib.

"Saya belum lapor Polisi. Mungkin ini musibah yang akan membawa berkah. Mudah - mudahan pelakunya bisa segera disadarkan," tutur Sundari. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved