Kediri

Dibantu Relawan Biaya Bersalin, Seorang Ibu Dan Bayinya Di Kediri Akhirnya Boleh Pulang Dari RS

Karena belum mampu melunasi biaya operasi cesar kelahiran bayi di RS, rencana kepulangan seorang ibu bersama bayinya tertunda.

Dibantu Relawan Biaya Bersalin, Seorang Ibu Dan Bayinya Di Kediri Akhirnya Boleh Pulang Dari RS
IST
Ny Etika memangku bayi (tengah) bersama Merheinys (kanan) relawan Sedekah Seribu Sehari (S-3) di Desa Ringinsari Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Senin (17/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Setelah membayar biaya operasi dan perawatan bayi, Ny Etika Puspita Devi (20) bersama bayinya sudah diperbolehkan pulang dari salah satu Rumah Sakit  di Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Kepulangan Ny Etika setelah dijemput relawan Sedekah Seribu Sehari (S-3) Kediri, Senin (17/9/2018).

Sebelumnya, Ny Etika sempat tertahan karena suaminya Ribut Santoso (28) belum mampu melunasi semua biaya perawatan ibu dan bayinya. Total biaya yang harus dibayar sebesar Rp 11 jutaan.  Sedangkan Ribut baru memiliki biaya Rp 5 juta hasil pinjaman dari keluarga dan tetangga. Karena belum mampu melunasi, rencana kepulangan istri bersama bayinya tertunda.

Persalinan Ny Etika harus dilakukan dengan operasi caesar pada Kamis (13/9/2018) malam. Ibu dan bayinya sebenarnya sudah boleh pulang pada, Minggu (16/9/2018).  Kasus yang dialami Ny Etika ini sempat mencuat di media sosial setelah diunggah Arif, pegiat Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim.

Arif mengungkapkan, pihak rumah sakit melarang ibu dan bayinya pulang sebelum melunasi semua biaya.
Mengetahui ada yang membutuhkan bantuan, relawan S-3 kemudian menyalurkan bantuannya untuk membawa pulang Ny Etika dan bayinya. Setelah mendapat bantuan Rp 5 juta sehingga yang dibayarkan ke rumah sakit Rp 10 juta ibu dan bayinya diperbolehkan pulang.  Sesuai perjanjian sisa kekurangan biaya bakal segera dilunasi dalam waktu seminggu.

Sementara Ny Enok Tanti, tante keluarga bayi berterima kasih telah mendapatkan bantuan dari para relawan dan donatur sehingga keponakannya sudah diperbolehkan pulang.  Orangtua bayi belum memiliki kartu BPJS sehingga saat operasi menjadi pasien umum.

"Kami bersyukur ada relawan yang membantu biaya ibu dan bayinya. Bayinya cowok beratnya 2,7 kg dan panjang 48 cm," jelasnya.

Sementara Merheinys relawan Sedekah Seribu Sehari (S-3) menjelaskan, kejadian yang menimpa Ny Etika harusnya dimudahkan bukan dikenai kalimat yang malah menyusahkan. Sesuai rencana sisa kekurangan pembayaran bakal dibantu lagi.

"Entah nanti atau besok akan kami serahkan ke ibu Etika. Ada teman yang mau menggenapi kekurangannya," jelas Marhaenys.

Sementara pihak admin salah satu rumah sakit di Ngadiluwih Kediri menepis telah melarang kepulangan Ny Etika dan bayinya. Petugas hanya menjalankan prosedur pasien melunasi pembayaran sebelum pulang.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved