Persebaya Surabaya

Mantan Arema Gagalkan Ambisi Persebaya Petik Poin Penuh di Kandang Sriwijaya FC

Persebaya harus puas dengan satu poin saat tandang ke markas Sriwijaya. Laga kemarin berakhir dengan skor 3-3.

Mantan Arema Gagalkan Ambisi Persebaya Petik Poin Penuh di Kandang Sriwijaya FC
Liga 1
Pemain Sriwijaya FC, Esteban Vizcarra (kuning). 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ndaru Wijayanto

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Persebaya Surabaya harus puas dengan satu poin saat tandang ke markas Sriwijaya, Minggu (16/9/2018).

Laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang itu berakhir dengan skor 3-3.

Gol Persebaya dicetak David da Silva di menit 3, dan menit 53, dan OK John di menit 20.

( Baca juga : Skor Akhir Sriwijaya FC Vs Persebaya, Pesta Gol Berbuah 1 Poin untuk Kedua Tim )

Sedangkan gol Sriwijaya FC dicetak Esteban Vizcarra di menit 19, Jalilov di menit 54, dan Alberto Goncalves (Beto) di menit 61.

Pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman menyayangkan hasil akhir laga tersebut.

Menurutnya, timnya lengah sehingga tiga poin yang sudah berada di depan mata pupus melalui dua gol cepat tuan rumah.

( Baca juga : Prediksi Skor Arema FC vs Madura United hari ini Senin 17 September 2018, Kick Off Jam 15.30 )

“Kami bersyukur dapat satu poin meski target awal kami adalah tiga poin.”

“Sriwijaya FC tampil luar biasa, dan tampil lebih baik dari sebelumnya setelah kembali ke Stadion Jakabaring,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Mantan pelatih Persib Bandung ini menyoroti agresivitas tiga pemain Sriwijaya FC yang mencetak gol ke gawang Persebaya.

( Baca juga : Link Live Streaming Borneo FC vs Persib Bandung Hari Ini Senin 17 September 2018 di Indosiar )

Dari tiga pemain tersebut, Djanur menyebur Esteban Vizcarra menjadi biang dari luluh-lantaknya pertahanan OK John dkk.

“Susah mengawal tiga pemain depan Sriwijaya FC yang sebelumnya sudah kami waspadahi.”

“Ada Beto, Esteban, dan Jalilov,” ungkap Djanur.

( Baca juga : Mulan Jameela Ungkap Fakta Baru Soal Anak, Tak Cuma 4 Orang Ternyata, Ada 1 Lagi Punya Kisah Khusus )

“Tapi, Esteban yang paling merajalela. Dia pindah dari sayap ke tengah, dan merepotkan kami,” terang Djanur terkait penampilan mantan pemain Arema tersebut.

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved