Surabaya

Oknum Polwan Polda Jatim Diduga Terlibat Pungli Sebesar Rp 450 Juta dalam Rekrutmen Bintara Polisi

Kok ada orang yang percaya bisa menjadi polisi dengan membayar. Polda Jatim sedang menelusuri dugaan pungli terkait rekrutmen pada April 2018 lalu.

Oknum Polwan Polda Jatim Diduga Terlibat Pungli Sebesar Rp 450 Juta dalam Rekrutmen Bintara Polisi
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Oknum polisi wanita (polwan) Polda Jatim berinisial Ipda SR diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen calon bintara polisi wanita (polwan).

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, oknum polisi tersebut menjanjikan bisa meloloskan tes brigadir polwan saat seleksi rekrutmen pada April 2018 lalu.

Namun, korban gagal lolos seleksi masuk polwan.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Truk Terguling di Mojokerto sampai Pasutri Tewas Terbakar )

Padahal korban telah menyetor uang senilai Rp 450 juta.

Oknum polwan yang diduga melakukan pungli tersebut dinas di Provost Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengakui adanya kasus dugaan pungli yang melibatkan oknum polwan Polda Jatim tersebut.

( Baca juga : VIDEO : Tri Rismaharini Marah Saat Tinjau Proyek Box Culvert di Surabaya yang Tak Kunjung Selesai )

“Kami telah melakukan penyidikan kasus tersebut,” ujar Barung, Selasa (18/9/2018).

Barung mengatakan anggota Propram Polda Jatim telah menyelidiki kasus dugaan pungli ini.

Pihaknya juga telah memeriksa oknum polwan tersebut.

( Baca juga : Peringatan Pertempoeran Bendera di Hotel Yamato atau Hotel Majapahit Surabaya Digelar Besok )

“Kami sudah menerima pengaduan masyarakat (dumas).”

“Sekarang yang bersangkutan masih menjalani proses pemeriksaan,” ungkapnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved