Tulungagung

Kekurangan Guru PNS SD, Guru CPNS Baru Akan Difokuskan Pinggiran Tulungagung

Tingginya kebutuhkan guru SD ini karena setiap bulannya jumlah guru yang pensiun mencapai 10 hingga 20 orang di Tulungagung

Kekurangan Guru PNS SD, Guru CPNS Baru Akan Difokuskan Pinggiran Tulungagung
surya malang/David Yohanes
Seorang guru mengajar dua kelas, yang hanya disekat triplek di Tulungagung 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung mendapatkan alokasi 305 guru SD dalam rencana penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Namun jumlah tersebut jauh dari angka yang diajukan Disdikpora Kabupaten Tulungagung, sebanyak 1.717 guru baru.

Kuota guru SD baru ini sebenarnya mencapai 60 persen dari kuota CPNS yang ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu 546 CPNS.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikanya Disdikpora Kabupaten Tulungagung, Adi Suselo mengatakan, kekurangan guru SD sebenarnya tidak hanya untuk guru kelas.

"Dari data kami, kekurangan guru juga meliputi guru olah raga dan guru agama," tutur Adi.

Jumlah itu belum termasuk kekurangan guru untuk SMP, yang meliputi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan guru agama. Ini dikarenakan guru BK dan guru agama terkait erat dengan tujuan pemerintah yang menekankan karakter, iman dan takwa.

Tingginya kebutuhkan guru SD ini karena setiap bulannya jumlah guru yang pensiun mencapai 10 hingga 20 orang. “Berapa pun yang dialokasikan pemerintah kita apresiasi, dari pada tidak ada sama sekali,” ucap Adi.

Saat ini rata-rata guru berstatus PNS hanya dua orang per satu SD. Karena itu Adi berharap, guru rekrutan baru ini bisa menjadi pioner pendidikan di Tulungagung, khususnya di wilayah pinggiran.

Selain itu Adi berharap, rekrutmen ini adalah tahap awal untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik di Tulungagung. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved