Malang Raya
Unisma Beri Santunan kepada Seribu Yatim Piatu di Malang Raya
Diharapkan lewat kegiatan ini, ada contoh buat civitas akademi Unisma untuk menerapkan sikap dermawan bagi orang yang membutuhkan
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Sebanyak 1000 anak yatim piatu di Malang Raya mendapat santunan dari Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (20/9/2018) bertempat di Masjid Ainul Yaqin dalam rangka Gebyar Muharram 1440 H.
Anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan itu datang ditemani pendampingnya. Mereka diberi uang tunai dan bingkisan yang dikemas di tas warna hijau. Hadir di acara itu sejumlah pejabat yayasan, jajaran rektorat, dekan, mitra kerja dll.
"Dalam bulan Muharrom, bulan penuh berkah ini, kami ingin berbagi buat anak yatim piatu," jelas Prof Dr Masykuri MSi, Rektor Unisma kepada SURYAMALANG.COM sebelum acara.
Diharapkan lewat kegiatan ini, ada contoh buat civitas akademi Unisma untuk menerapkan sikap dermawan bagi orang yang membutuhkan.
Dikatakan dia, santunan tak hanya diberikan saat ini saja, namun di kegiatan lain secara rutin. Misalkan saat ulang tahun Unisma, bulan ramadhan, HUT tiap fakultas, penutupan dies natalis dll.
"Jadi, tak hanya di momen 10 Muharrom ini," paparnya.
Teguh Santoso, siswa MI Al Maarif 4 Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang menyatakan rasa senang karena mendapat santunan.
"Selain di sini, juga pernah dapat di lain," ungkap Teguh.
Sedangkan rekannya, Alif Alwan dari MI yang sama menyatakan merasa kurang senang mendapat santunan karena tidak memiliki ayah.
Dari Singosari, mereka bersama beberapa anak didampingi Samsul.
"Sehabis ini, saya ingin mengajak anak-anak bermain ke Alun-Alun. Mereka jarang jalan-jalan," ujar Samsul. Apalagi naik mobil dari Singosari ke Malang adalah hal yang membahagiakan.
Sekretaris dewan pembina Unisma, Drs Mochtar Data MPd mengapresiasi jajaran Unisma karena menyelenggarakan acara yang mulia.
"Jumlahnya bukan main. Ada 1000 orang dan ini cukup banyak," ungkap Mochtar.
Kepada mereka, Masykuri meminta doa agar Unisma makin maju dan berkah.
"Amin..," jawab anak-anak di masjid. Ia pun gantian mendoakan anak-anak agar mereka cemerlang di masa depan.
"Semoga kalian jadi anak sholeh, menjadi pemimpin masa depan. Dan belajarlah sampai di perguruan tinggi," doa Masykuri.
Kata dia, siapa tahu di antara anak-anak yang datang ini kelak ada yang jadi presiden, menteri, walikota, camat, anggota DPR, dosen atau pengusaha sukses.
"Amiinn," jawab anak-anak lagi dengan lantang dan kompak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/santunan-buat-1000-anak-yatim-piatu-di-masjid-kampus-universitas-islam-malang-unisma_20180920_171854.jpg)