Pilpres 2019

Ketua Umum PAN Yakin Banget.Prabowo-Sandi Minimal Telak di Jatim, Acuannya Pilgub Jatim

Menurut Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, kemenangan di pemilihan Gubernur pada Pilkada serentak lalu menjadi bukti komitmen kerja PAN.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: yuli
bobby constantine koloway
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan hadir bersama Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno, pada acara pertemuan kader PAN Jatim bertajuk "Ngopi Bareng Sandi" di Surabaya, Kamis (27/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) optimistis pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusungnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dapat menang telak di Jawa Timur.

Menurut Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, kemenangan di pemilihan Gubernur pada Pilkada serentak lalu menjadi bukti komitmen kerja PAN.

"Di Jawa Timur, kita punya pengalaman waktu menang di pilgub. Insya Allah, kita ulangi lagi di pilpres," tegas pria yang akrab disapa Zulhas ini ketika memberikan sambutan pada acara pertemuan kader PAN Jatim dengan Sandiaga bertajuk "Ngopi Bareng Sandi" di Surabaya, Kamis (27/9/2018).

Untuk diketahui, di pilgub lalu, PAN menjadi salah satu partai pengusung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Pasangan ini menang atas rivalnya, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno dengan selisih meyakinkan 7,11 persen.

Menurut Zulhas, hal menjadi bukti komitmen dari PAN dalam melakukan pemenangan. Zulhas menyebut salah satu hasil penelitian sebuah survei yang menerangkan bahwa 92,5 persen kader PAN memilih Khofifah-Emil.

Hal tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dibanding partai lain pengusung Khofifah-Emil. "Kita harus bekerja dan siang dan malam untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Ingat, waktu pilgub, PAN bergerak maka akan menang minimal 7 persen," tegas Zulhas pada acara yang dihadiri Sandi tersebut.

Zulhas menegaskan bahwa komitmen mengusung Prabowo-Sandi adalah putusan final dan mengikat. "99,9 persen kader PAN ingin presiden baru sehingga memutuskan mendukung Prabowo-Sandi," tegasnya pada acara yang dihadiri ribuan kader dari 7 kota/kabupaten di sekitar Surabaya tersebut.

Selain itu, keputusan PAN tersebut merupakan keinginan rakyat. "Pilpres bukan sekadar PAN, namun juga soal bangsa, negara, dan anak cucu kita," tegasnya.

'Sehingga, ini kewajiban kita untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Mari teguhkan pikiran dan hati untuk memenangkan Prabowo-Sandi," tegasnya.

Menurutnya, dalam melakukan langkah pemenangan pilpres, akan banyak tantangan. Sehingga, Zulhas meminta partai untuk tak mengeluh.

"Jangan mengeluh. Jangan complain. Jadilah matahari, matahari selalu memberi, matahari tidak pernah ingkar janji. Pilih 2 untuk Pilpres, 12 untuk pileg," tegas Zulhas melanjutkan.

Hal senada juga menjadi komitmen Ketua DPW PAN Jatim, Masfuk. Menurutnya, gerakan PAN bukan sekadar berhenti di saat memberikan SK dukungan kepada calon pemimpin.

Lebih dari itu, PAN juga akan bergerak dalam langkah pemenangan. "Pada waktu lalu, setelah memutuskan mengusung Khofifah, Ketua Umum bersama PAN di Jatim berkeliling (kampanye) di Jawa Timur selama 12 hari," kata Masfuk mengenang pilkada serentak lalu.

Sama halnya dengan itu, ia pun meminta kader di daerah untuk kembali berjuang di pileg dan pilpres. "Ini adalah tugas sejarah, tugas kenegaraan untuk mewujudkan kepemimpinan baru di Indonesia," tegas Masfuk yang juga mantan Bupati Lamongan ini. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved