IKIP Budi Utomo

Korban Gempa Lombok Bisa Kuliah Gratis sampai Lulus dari IKIP Budi Utomo Malang

Pendaftar mencapai 1.430 orang, namun yang diterima hanya 1.010 karena menyesuaikan dengan rasio ideal antara jumlah mahasiswa dengan dosen.

Korban Gempa Lombok Bisa Kuliah Gratis sampai Lulus dari IKIP Budi Utomo Malang
benni indo
Rektor IKIP Budi Utomo Dr Nurcholis Sunuyeko. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Budi Utomo (IKIP Budi Utomo atau IBU) memberikan bantuan berupa biaya kuliah gratis kepada mahasiswa asal Lombok yang menjadi korban gempa. Hal itu disampaikan Rektor IBU Dr Nurcholis Sunuyeko setelah membuka penerimaan mahasiswa baru di Gedung Kartini Malang, Kamis (27/9/2018).

Kebijakkan itu diambil Nurcholis untuk membantu meringankan para keluarga korban gempa yang putra dan putrinya tengah kuliah di IBU. Nurcholis menilai, selama sejak gempa menimpa Lombok, pasti berdampak pada perekonomian warga terdampak.

"Siapapun yang kuliah di IBU, mahasiswa baru atau lama. Semester tiga atau enam asal Lombok yang terkena musibah bencana alam kami gratiskan hingga mereka selesai studinya," kata Nurcholis, Kamis (27/9/2018).

Saat ini, IBU tengah mendata sejumlah mahasiswanya yang berasal dari Lombok, khususnya lagi mereka yang menjadi korban. Nurcholis pun belum bisa memastikan berapa jumlah mahasiswa baru asal Lombok

"Kami memang belum tahun jumlahnya berapa, tapi paling tidak kuota 20 persen pembebasan biaya kuliah yang ditetapkan secara nasional diharapkan bisa terpenuhi. Biasiswa tersebut bisa dari pemerintah pusat maupun dari Yayasan IKIP BU Khadijah," ujarnya.

Nurcholis juga mengatakan, hal serupa akan diberlakukan kepada mahasiswa lainnya yang kelaurganya tengah tertimpa bencana alam. Namun begitu, ia juga mengatakan tidak berharap ada bencana alam yang menimpa Indonesia, khususnya keluarga besar civitas IBU.

Nurcholis berharap, bantuan itu bisa memotivasi mahasiswa asal Lombok untuk menuntut ilmu di IBU. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang banyak diminati mahasiswa baru, IBU berkomitmen untuk mengantarkan mahasiswanya bisa membangung daerah asal.

Tahun ajaran baru ini, IBU menerima mahasiswa baru sebanyak 1.010 orang.

"Pendaftar mencapai 1.430 orang, namun yang diterima hanya 1.010 karena menyesuaikan dengan rasio ideal antara jumlah mahasiswa dengan dosen," paparnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved