Breaking News:

Malang Raya

Terjadi di Gedangan Kabupaten Malang, Kegiatan Belajar Mengajar Berhenti Akibat Guru Mogok Kerja

Sebanyak 143 Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang melakukan aksi mogok kerja.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Para siswa dan siswi SDN Sindurejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang bermain di luar kelas. Hal ini mbas mogok kerja yang dilakukan di sekolah tersebut, Kamis (27/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, GEDANGAN - Sebanyak 143 Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang melakukan aksi mogok kerja.

Imbasnya ratusan siswa di sejumlah Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat terlantar.

Aksi pemogokan kerja ini ditengarai buntut ketidakpuasan soal regulasi rekrutmen CPNS.

Terutama bagi GTT yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk mencerdaskan bangsa tapi tak kunjung diangkat menjadi PNS

Mereka juga menolak Permenpan No 36, 37 Tahun 2018. Dikarenakan peraturan tersebut dianggap tidak berpihak pada mereka.

Mereka para GTT menuntut agar segera sahkan revisi UU ASN, untuk mengangkat GTT menjadi PNS dan mencabut Permenpan- RB Nomor 36 Nomor 37 tahun 2018

Dampak pemogokan kerja tenaga GTT  tersebut begitu terasa di SDN Sindurejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang Kamis, (27/9/2018).

Sebanyak 105 murid kelas I sampai VI SD setempat terpaksa tidak melakukan aktivitas belajar.

Kendati waktu sudah menunjukkan pukul 10:00 WIB, para murid masih asyik bermain di lapangan sekolah tanpa adanya pelajaran bagi mereka.

"Gurunya tidak ada pak, gak mau ngajar, jam segini ya sudah masuk sama bu guru. Gurunya belum datang sampai sekarang," ucap Nur Wahid siswa kelas VI ketika bermain di lapangan sekolah kala itu.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved