Surabaya

Putra Sulung Tukul Arwana Tuntaskan S-2 Di Unitomo Surabaya, Ini Wujud Terima Kasihnya

Dengan gaya lawaknya, sembari menunjukkan ekspresi sedih, Tukul mengungkapkan akan memberikan Rp 20 juta untuk pembangunan masjid Unitomo

Penulis: sulvi sofiana | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/Sulvi Sofiana
Komedian, Tukul Arwana bersama anaknya, AKP Ega Prayudi usai diwisuda S-2 di Unitomo Surabaya, Sabtu (29/9/2018) 

SURYAMALANG.COM,  SURABAYA - Komedian kondang, Tukul Arwana menghadiri wisuda anak sulungnya AKP Ega Prayudi di Dyandra Convention Center, Sabtu (29/9/2018). Ega telah menuntaskan pendidikannya di Fakultas Hukum S-2 Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Mewakili orang tua wisudawan, Tukul memberikan sambutan pada para wisudawan. Iapun menceritakan pengalaman hidupnya yang harus kesulitan mencari biaya untuk sekolah.

"Saya dulu mau ambil rapor sekolah nggak bisa karena belum bayar. Makanya yang sudah bisa dapat title seperti ini jangan disia-siakan,"ungkapnya.

Tukul mengungkapkan, dirinya sangat bangga dengan prestasi yang diraih putranya. Dan tidak keberatan jika anaknya mau menempuh pendidikan S3 ataupun gelar profesor di Unitomo.

"Alhamdulillah, anak saya dikasih title sangat luar biasa ini, seperti yang saya inginkan tetapi nggak bisa. Saya ini titlenya cuma SH, sarjana humor,"candanya.

Iapun sangat bersyukur anak-anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi. Karena baginya pendidikan akademis sangat berharga.

"Anak saya kalau diberi masukan, Alhamdulillah mereka mendengarkan dan menjalankan. Nggak hanya mengangguk saja,"ungkapnya.

Ia berpesan, meskipun sudah memiliki pendidikan akademis tetapi yang terpenting yaitu bisa bermanfaat dan jangan sampai terjajah.

Diakhir sambutannya, Tukul mengungkapkan akan menyumbang untuk dana pembangunan Masjid Unitomo. Dengan gaya lawaknya, sembari menunjukkan ekspresi sedih, Tukul mengungkapkan akan memberikan Rp 20 juta untuk pembangunan masjid.

Sementara itu, Ega yang menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Probolinggo mengungkapkan, support dari ayahnya cukup besar hingga ia mau terus menempuh pendidikan hingga S2.

"Bokap sangat mendukung kalau masalah akademis, waktu saya kabari saya ambil magister juga sangat senang," ungkap bapak satu anak itu.

Selama menempuh S2, Ega mengaku harus pintar membagi waktu dengan masa tugasnya. Tetapi ia mampu menyelesaikan S2 dalam waktu dua tahun dengan IPK 3,61.

"Ke depan polisi memang harus memiliki pengetahuan akademik setara Sarjana. Karena perkembangan zaman pastinya menuntut Polisi lebih berwawasan," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved