Sidoarjo

Pelari Kenya Juara Lomba Lari Lumpur Sidoarjo

Pelari asal Ethiopia bernama Tariku Demelash Abera, dan pelari Kenya, James Gikunga Karansa yang keluar sebagai juara.

James Gikunga Karansa, pelari asal Kenya, berhasil menjuarai lombar lari 10 kilometer di Sidoarjo, Minggu (30/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - James Gikunga Karansa, pelari asal Kenya, berhasil menjuarai lombar lari 10 kilometer di Sidoarjo, Minggu (30/9/2018).

Dalam lomba lari yang digelar di sekitar pusat semburan lumpur, melewati Desa Besuki, Tambak Kalisogo, Kupang, Jemirahan, Dukuhsari dan finish depan kantor kecamatan Jabon Sidoarjo itu, peserta totalnya mencapai 3.245 orang pelari.

Termasuk dua pelari dari luar negeri, yakni pelari asal Ethiopia bernama Tariku Demelash Abera, dan pelari Kenya, James Gikunga Karansa yang keluar sebagai juara.

Lomba dibagi tiga kelompok, yakni kategori umum 1.919 peserta, katagori pelajar pesertanya 1.232 pelajar, dan katagori atlet profesional 93 atlet. Dua diantaranya adalah pelari asing tersebut.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang hadir dalam kegiatan ini berharap agar kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak Sidoarjo untuk bisa menyamai prestasi para atlet dari luar negeri tersebut.

"Lomba lari ini tidak di area lumpurnya melainkan di jalan raya exit tol lama Desa Besuki, Jabon. Ini dalam rangka Haornas Ke-35 Tahun 2018," kata Bupati Saiful Ilah.

Pihaknya juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa menjadi media silaturahmi. Saling bertemu, saling bertatap muka, saling tukar menukar pikiran, pengalaman.

"Sekaligus mencari bakat, bibit-bibit baru atlet lari yang ada di kabupaten Sidoarjo," lanjut Saiful Ilah.

Sementara menurut Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo Djoko Supriyadi, lomba lari tersebut di gelar dalam rangka memeriahkan kawasan lumpur yang meraih Anugerah Pesona Indonesia 2017, kategori obyek wisata unik terpopuler.

"Event ini pertama kali di Jabon dan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya untuk mewadahi dan memberikan ruang kepada atlet, serta masyarakat guna mengembangkan diri dan meningkatkan prestasi di cabang olahraga lari," urainya.

Tak kalah penting, juga untuk mempromosikan potensi wista lumpur Sidoarjo, sebagai destinasi wisata terunik di Indonesia. "Serta untuk mendukung program lumpur Sidoarjo Geopark Internasional," tandasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved