Blitar

Tampung Pedagang Pasar Templek, Pemkot Blitar Rencana Bangun Pasar Sayur Disamping Terminal

Pembangunan pasar sayur untuk menata pedagang sayur lesehan yang ada di Pasar Templek yang biasa jualan di badan jalan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/Samsul Hadi
Kondisi bekas tanah bengkok milik Pemkot Blitar di samping pintu masuk bus Terminal Patria yang akan menjadi lokasi pembangunan pasar sayur. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar berencana membangun pasar sayur di bekas tanah bengkok Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan. Pasar sayur itu rencananya untuk menampung pedagang sayur di Pasar Templek.

"Rencananya seperti itu, pedagang sayur di Pasar Templek akan kami bangunkan pasar di sana (Kelurahan Rembang). Mudah-mudahan bisa terealisasi pada 2019," kata Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, Rabu (3/10/2018).

Sesuai rencana, lokasi pasar sayur berada persis di selatan Terminal Patria di Kelurahan Rembang. Pemkot Blitar memiliki aset bekas tanah bengkok di wilayah itu. Sekarang, kondisi bekas tanah bengkok itu belum dimanfaatkan.

"Pasar Templek tetap kami kembalikan fungsinya seperti semula. Yang dipindah ke pasar sayur hanya pedagang sayur saja," ujar Santoso.

Santoso mengatakan pembangunan pasar sayur untuk menata pedagang sayur lesehan yang ada di Pasar Templek. Pedagang sayur lesehan ini biasa berjualan di badan jalan depan Pasar Templek. Kondisi itu sering membuat arus lalu lintas di lokasi macet.

"Kalau pagi hari banyak pedagang sayur yang berjulan di jalan depan Pasar Templek. Nanti mereka kami tampung di pasar sayur. Lalu lintas di Pasar Templek biar tidak macet," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan Pemkot Blitar memang ada rencana membangun pasar sayur di selatan Terminal Patria. Pemkot sudah sempat membahas rencana pembangunan pasar sayur dengan DPRD. Pembangunan pasar itu untuk menampung pedagang sayur di Pasar Templek.

"Rencananya, pembangunan pasar sayur dilaksanakan tahun depan (2019)," katanya.

Meski sudah membangun pasar sayur, kata Totok, kondisi Pasar Templek tetap harus dipertahankan. Pemkot Blitar harus menata ulang Pasar Templek agar lebih rapi. Menurutnya, Pasar Templek sudah menjadi salah satu ikon pasar tradisional di Kota Blitar."Banyak warga yang senang berbelanja di Pasar Templek karena lokasinya di pinggir jalan. Warga bisa belanja tanpan harus turun dari sepeda motor," ujar Totok.

Untuk itu, Totok mengusulkan agar Pasar Templek dijadikan pasar drive thru. Pembeli yang ingin belanja tidak perlu memarkir sepeda motor. Pembeli bisa belanja di atas kendaraan. "Pemkot tinggal menata tempat berjualan dan melebarkan jalan di lokasi. Pedagang lesehan di pinggir jalan juga harus dibersihkan dipindah ke pasar sayur," katanya. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved