Breaking News:

Surabaya

Ngaku Polisi, Kuli Bangunan Pasuruan Ini Rampas Barang Milik Pasangan yang Pacaran di Surabaya

Kuli bangunan ngaku polisi. Ternyata untuk merampas barang milik pasangan yang sedang pacaran di Surabaya.

dok
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mustofa harus mendekam di penjara Polrestabes Surabaya.

Pria asal Pasuruan ini diduga sering mengancam dan merampas ponsel atau barang berharga milik pasangan yang kencan di Babatan dan Waduk Unesa Wiyung.

Dalam aksinya, Mustofa mengaku sebagai polisi.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Kecelakaan, Kebakaran, sampai Perjuangan Tenaga Honorer )

Kuli bangunan itu juga menunjukkan pistol untuk menakuti korban.

Babatan dan Waduk Unesa Wiyung.

“Dia mendapat ide itu dari internet. Sasarannya adalah orang yang sedang pacaran,” kata AKP Agung Widoyoko, Kanitjatanras Polrestabes Surabaya, Rabu (3/10/2019).

( Baca juga : Terpopuler: Prabowo Persilakan Hukum Ratna Sarumpaet hingga Warga Sidoarjo Sebar Hoaks Bencana )

Tersangka sudah tiga tiga kali beraksi.

Dalam aksinya ini, tersangka mendapat dua ponsel dan uang milik korban.

“Uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”

( Baca juga : Berdarah Indonesia, Cinta Laura Kenakan Outfit Batik, Intip Gaya Kecenya )

“Saya tinggal bersama istri (siri) di Wiyung sudah setahun,” kata Mustofa.

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved