Arema Malang

Dituding Persebaya Menang Karena Bantuan Wasit, Begini Pernyataan Sikap Arema FC

Milan Petrovic Pelatih Arema FC tak terima apabila dikatakan timnya menang 1-0 atas Persebaya Surabaya, karena bantuan wasit.

Dituding Persebaya Menang Karena Bantuan Wasit, Begini Pernyataan Sikap Arema FC
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Arema FC menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KANJURUHAN - Milan Petrovic Pelatih Arema FC tak terima apabila dikatakan timnya menang 1-0 atas Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10/2018) kemarin, karena bantuan wasit.

Pelatih asal Serbia itu menegaskan, kemenangan ini diraih dengan kinerja yang selalu menekan sejak menit pertama hingga pertandingan usai.

Sebelumnya Djadjang Nurdjaman Pelatih Persebaya dan Misbakus Solikin pemain Persebaya, mengatakan jika kepemimpinan wasit pada laga pekan ke-24 di Stadion Kanjuruhan itu banyak merugikan timnya, puncaknya saat gawang Persebaya terbobol oleh Ahmad Nur Hardianto menit-70.

Baca: Kapten Arema FC Hamka Hamzah Buka Suara Tentang Nyanyian Rasis Aremania di Kanjuruhan

Baca: Terkait Ancaman Saksi Akibat Fans Masuk Lapangan Hingga Nyanyian Rasis, Begini Sikap Arema FC

Gol bermula saat Abu Rizal Maulana melanggar Ahmad Nur Hardianto di luar kotak penalti dan menghasilkan tendangan bebas.

Tendangan bebas yang dieksekusi Makan Konate berhasil ditepis Miswar Saputra, namun bola liar itu mampu dimanfaatkan Nur Hardianto yang berbuah gol.

"Kami minta maaf sebelumnya, menjawab komentar dari pelatih Persebaya, Arema kemarin tampil bagus. Kami mengeluarkan semua energi dan menerapkan strategi dengan tepat. Kami menekan sejak awal dan kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan," kata Milan Petrovic, Minggu (7/10/2018).

Senada dengan sang pelatih, Hamka Hamzah juga membantah apabila kemenangan yang diraih Arema FC karena bantuan wasit. Baginya dilihat dari permainan, timnya terlihat mendominasi serangan sejak awal, khususnya pada babak kedua.

"Kami dari babak pertama juga punya banyak peluang, jadi kalau dibilang kita menang karena dibantu wasit saya rasa itu tidak benar. Bisa dilihat, beberapa pemain Persebaya juga tidak terlalu keras untuk protes ke wasit saat pelanggaran, itu ciri-ciri pemain kalau memang ada pelanggaran. Sama dengan saya ketika protes," jelas Hamka Hamzah.

Perlu diketahui, wasit pada super big match kemarin ialah Dodi Setia Purnama asal Jawa Barat, asisten wasit M Syamsuri asal Jakarta dan asisten wasit Selamat asal Sumatera Selatan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved