Breaking News:

News

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Ajukan Permohonan Penahanan Kota, Polisi Komentar Begini

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Ajukan Permohonan Penahanan Kota, Polisi Komentar Begini

Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Adrianus Adhi
KOMPAS.COM/ HADI MAULANA
ARSIP - Kedatangan Ratna Sarumpaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam. 

SURYAMALANG.com - Menindak lanjuti penangkapan Ratna Sarumpaet atas kasus penyebaran berita hoaks (Hoax), kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin, menyerahkan surat permohonan penahanan kota ke Polda Metro Jaya, Senin (8/10/2018).

Dilansir SURYAMALANG.com dari artikel di Kompas.com yang berjudul 'Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Tertulis Penahanan Kota Ratna Sarumpaet', tidka hanya surat permohonan penahan kota, tetapi Insank juga menyerahkan surat jaminan keluarga.

"Kedatangan saya hari ini adalah untuk menyerahkan surat permohonan penahanan kota dan surat jaminan dari keluarga Ibu RS," ujar Insank.

Baca: Gara-gara Kalimat Romantisnya, Manusia Gua dari Thailand Taklukkan Bule Rusia meski Baru Kenal

Baca: Persib Bandung Bakal Jalani Tiga Laga di Pulau Jawa Meskipun Sedang Diusir

Baca: Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Rp 15.217 Per Dollar AS

Baca: Dugaan Pemerkosaan Ronaldo Terhadap Kathryn Mayorga Bikin Perdana Menteri Portugal Bersuara

Insank menyampaikan bahwa dalam surat jaminan, pihak keluarga menjamin bahwa Ratna Sarumpaet tidak akan melarikan diri meskipun menjalani proses hukum di luar rumah tahanan (rutan).

Kuasa hukum Ratna juga menjamin bahwa Ratna tidak akan menghilangkan barang bukti apapun, dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

"Kami juga menjamin akan mempermudah jalannya proses ini," kata Insank.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mempersilakan pihak Ratna untuk melakukan pengajuan penangguhan penahanan ke tahanan kota.

Argo menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan hak Ratna sebagai tersangka.

"Mengenai tahanan kota, permohonan penangguhan penahanan adalah hak dari tersangka jadi silahkan saja mengajukan berkaitan dengan tahanan kota," ucap Argo, Senin (8/10/2018).

Setelah pengajuan tersebut diserahkan ke Polda Metro Jaya, penyidik akan memberikan pertimbangan untuk mengabulkan permohonan penangguhan penahanan.

Baca: Tergiur Jaminan Mobil Xenia, Warga Pakisaji Kabupaten Malang Kehilangan Uang Rp 22 Juta

Baca: Jadwal Live Streaming Timnas Indonesia vs Myanmar & Timnas Indonesia vs Hong Kong

Baca: Kerja Keras Sebagai Penyanyi Dangdut Kondang, Inul Daratista Terciduk Ketiduran Sambil Mangap

Baca: Deddy Corbuzier Masuk Rumah Sakit, Ngotot Minta Ditangani Tanpa Bius Meski Kesakitan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved