Situbondo

Bermaksud Padamkan Kobaran Api, Seorang Kakek Terbakar Dan Tewas Di Situbondo

Korban berusaha memadamkan kobaran api karena khawatir api akan merembet ke rumah. Celakanya, korban terpeleset jatuh ke kobaran api

Bermaksud Padamkan Kobaran Api, Seorang Kakek Terbakar Dan Tewas Di Situbondo
surya malang/Izi Hartono
Tim medis RS saat melakukan perawatan pada korban, Selasa (9/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO- Setelah sempat menjalani perawatan di RSU Besuki dan RSUD Abdoer Rachem Situbondo, Kakek Kawi (65) warga Dusun Logeno Desa Petegalan Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo meninggal dunia. Ini setelah korban kondisi tubuhnya mengalami luka bakar yang cukup serius.

Kejadian tragis yang dialami korban itu berawal dari anak tirinya, Nati membakat kasur yang tidak dipakai di depan rumahnya.

Namun karena api semakin membesar, korban berusaha memadamkan kobaran api karena khawatir api akan merembet ke rumah warga yang lain.

Celakanya, saat korban memadamkan kobaran api, kaki korban terpeleset hingg terjatuh ke titip kobaran api. Akibatnya, sekujur tubuh korban mengalami luka bakar yang cukup serius. Sehingga oleh warga, korban langsung dibawa ke RSU Besuki untuk mendapat penanganan medis.

Namun, karena luka bakar di tubuhnya cukup parah, maka oleh pihak RSU Besuki korban dirujuk ke RSUD Abdoer Rachem Situbondo.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo melalui Kapolsek Jatibanteng, Iptu Sutanto membenarkan meninggalnya warga yang terbakar tersebut.

"Iya, korban meninggal dunia di rumah sakit. Korban meninggal karena luka bakar disekujur tubuh sangat parah," kata mantan Kanit Laka Polres Situbondo saat dihubungi SURYAMALANG.COM. 

Penulis: Izi Hartono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved