Blitar

Dari Jejak Sapi, Korban Pencurian Ternak Di Blitar Dapat Temukan Pelaku

Sapi jantan jenis Simental berumur sekitar 14 bulan seharga sekitar Rp 17 juta itu dicuri dari kandang yang ada di belakang rumah pemilik

Dari Jejak Sapi, Korban Pencurian Ternak Di Blitar Dapat Temukan Pelaku
surya malang/Imam Taufiq
Pelaku pencurian sapi, Siswandi (kaos putih) diamankan beserta sapi curiannya. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Dituduh mencuri ternak sapi, Siswandi (34) warga Dusun Rejo Katon Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar ditangkap Polisi. Tersangka ditangkap di rumahnya saat menunggu pembeli sapi datang.

"Pelaku tak bisa berkutik karena barang bukti sapi langsung kami amankan terlebih dulu dari rumah temannya," kata AKP Misdi, Kapolsek Gandusari, Rabu (10/10/2019).

Menurutnya, pencurian sendiri diperkirakan terjadi Rabu dini hari atau pukul 02.00 WIB. Sapi jantan jenis Simental berumur sekitar 14 bulan seharga sekitar Rp 17 juta itu dicuri dari kandang yang ada di belakang rumah korban, Romadon (35), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari .

Korban tahu sapinya hilang pagi hari atau sekitar pukul 05.00 WIB, saat akan memberi makan. Korban kaget seekor sapi dari tiga ekor yang ada di kandangnya tidak ada. 

Yakin sapinya hilang digondol maling, ia tak langsung melapor melainkan mencarinya sendiri. Meski orang desa, namun korban cukup cerdik juga, untuk mencari sapinya yang digondol maling. Salah satu caranya dengan menyusuri sekitar tegalan, yang diperkirakan buat kabur pelakunya, sambil menuntun sapinya.

"Korban menyusuri jejak kaki sapinya. Ternyata, ditemukan jejak sapi lewat tegalan, yang ada di selatan desanya atau searah ke Kecamatan Garum," ungkapnya.

Setelah ditelusuri sampai melewati dua desa atau sekitar 3 km, korban kehilangan jejak kaki sapinya. Itu diperkirakan, pelaku membawa kabur sapinya, lewat jalan raya, atau tepatnya di Dusun Menjangan Kalung, Desa Slorok.

Meski kehilangan jejak kaki sapinya, namun korban tak menyerah. Beberapa warga di Dusun Menjangan Kalung, yang memelihara sapi, didatangi korban. Tujuannya, selain memberi tahu kalau sapinya baru saja dicuri maling, juga sekalian mengecek siapa tahu pelakunya menitipkan sapinya yang hilang itu.

Rupanya, cara itu membuahkan hasil. Dari beberapa pemilik kandang sapi, yang didatanginya, akhirnya ditemukan sapi miliknya. Itu ditemukan di kandang sapi milik Suharto (53) warga Dusun Menjangan Kalung, yang berjarak sekitar 5 km dari desa korban. Begitu melihat sapinya di kandang itu, korban langsung menanyainya.

"Kata Suharto, dirinya dititipi temannya, yang tak lain pelaku. Pelaku datang ke rumah Suharto pukul 06.00 WIB, dengan alasan akan titip sapinya sebentar. Kata pelaku, sapi itu baru beli, namun dirinya mengaku belum punya kandang," papar Misdi.

Dari pengakuan Suharto itu, korban langsung melaporkan ke Polisi. Beberapa saat kemudian, petugas bersama korban, langsung menangkap pelakunya.

"Jika petugas tak segera datang, mungkin sapi itu sudah terjual," tutur Misdi.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved