Malang Raya

Babak Baru Kasus Aset Pemkot Malang, Muncul Maria sebagai Korban Penipuan Leonardo dan Natalia

Laporan itu dilayangkan ke Mapolres Malang Kota. Namun kemudian polisi mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara

Babak Baru Kasus Aset Pemkot Malang, Muncul Maria sebagai Korban Penipuan Leonardo dan Natalia
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Maria Purbowati menunjukkan aset milik Pemkot Malang yang ditawarkan ke dia. Ruko itu sudah diberi garis Kejaksaan RI saat ini. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kasus penjualan aset milik Pemkot Malang memasuki babak baru. Kali ini ditandai dengan hadirnya Maria Purbowati (42).

Perempuan yang mengaku menjadi korban penipuan oleh Leonardo Wiebowo Soegio dan Natalia Christiana yang kini telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang.

Maria mengaku geram karena ia mendengar kalau dua orang tersangka itu mengajukan penangguhan penahanan. Dari pihak Leonardo, modusnya dengan cara menyerahkan tiga sertifikat lahan sengketa kepada Kajari. Oleh Kejari Kota Malang, sertifikat itu menjadi barang bukti kini.

"Dan saya dengar sudah disetujui oleh Kajari Kota Malang," ujarnya, Kamis (11/10/2018) malam.

Maria berharap upaya penangguhan penahanan itu ditolak. Ia merasa hal itu tidak adil lantaran hingga saat ini ia belum menerima ganti rugi sebagai korban.

"Kerugian saya di ruko ini Rp 3 M. Tapi sampai sekarang saya tidak dapat ganti rugi. Sepeser pun tidak ada," paparnya.

Diceritakan oleh Maria, awal mula keterlibatannya ketika ia mengenal Natalia. Saat itu, Natalia memperkenalkan Maria kepada Leonardo sebagai pihak yang melakukan penjualan.

"Jadi ini aset negara yang mau ditukarkan oleh aset saya. Yang membongkar ini aset negara adalah saya Maria Purbowati usia 42 tahun," tegasnya mengawali cerita.

Maria memiliki lahan yang berada di Jl Sukarno Hatta. Lahan itu kemudian akan dibeli oleh pihak Leonardo dan Maria dijanjikan akan mendapat keuntungan lebih dari harga jual asetnya di Jl Sukarno Hatta.

"Aset saya di Jl Sukarno Hatta berupa lahan dan bangunan. Nilainya Rp 7 M. Saya diiming-imingi nilai lebih dengan cara aset saya dipecah jadi dua," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved