Surabaya

Pura-pura Jadi Pengamen, 3 Pria Asal Surabaya Ini Malah Mencuri Ponsel di Kios Bensin

Tak semua pengamen berniat mencari rezeki. 3 orang asal Surabaya ini mencuri dengan pura-pura menjadi pengamen.

Pura-pura Jadi Pengamen, 3 Pria Asal Surabaya Ini Malah Mencuri Ponsel di Kios Bensin
Brightside
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sugeng (18), Eko (25), dan Riski Andi (28) harus mendekam di penjara Polsek Wiyung, Surabaya.

Tiga orang asal Wonokromo ini diduga mencuri ponsel milik pedagang bensin, Erna di Balas Klumprik, Wiyung, Surabaya.

Kapolsek Wiyung, Kompol M Rasyad menjelaskan tiga tersangka itu mencuri dengan modus pura-pura mengamen di kios bensin milik Erna.

( Baca juga : Pria Asal Jember Ini Tega Jambret Tas Milik Mantan Kekasihnya )

Aksi pencurian ini terjadi saat kondisi kios sedang sepi, karena Erna sedang ke kamar kecil yang tidak jauh dari lokasi.

“Tiga tersangka itu langsung mengambil ponsel milik korban yang tergelak di atas meja kios,” kata Rasyad kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/10/2018).

Saat kembali ke kios, korban kaget karena tidak menemukan ponsel miliknya.

( Baca juga : Dua Tersangka Spesialis Pencurian Scaffolding di Sidoarjo Tertangkap Setelah Beraksi di 12 Lokasi )

Korban sempat bertanya kepada warga sekitar.

Ternyata ada warga yang melihat saat tiga orang itu mengamen di kios milik korban.

“Korban langsung minta bantuan warga setempat, dan mengejar tiga pengamen itu,” jelasnya.

( Baca juga : Tukang Becak Asal Tulungagung Ini Masuk Penjara Karena Tagih Utang Pakai Cara Kekerasan )

Saat bertemu, tiga tersangka mengaku tidak mengambil ponsel milik korban.

Tak lama kemudian anggota Polsek Wiyung patroli di sekitar lokasi.

Melihat kerumuman warga, polisi mendekat ke lokasi.

( Baca juga : Ditolak DPRD Palu Saat Lakukan Rapat, Pasha Ungu Siap Mundur Dari Jabatan Wakil Wali Kota Palu )

Kemudian warga dan polisi menggeledah tubuh tiga orang itu.

Polisi menemukan ponsel hasil curian yang disimpan di saku celana Sugeng.

“Tiga tersangka langsung dibawa ke Polsek untuk diproses lebih lanjut,” paparnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved