Tulungagung

Seragam Gratis Belum Selesai Dibagikan, Masih Ada Siswa SMP Berseragam SD Di Tulungagung

Yang sudah dibagikan adalah tas, kaus olahraga, kaus kaki dan hasduk. Batas akhir tanggal 20 Oktober untuk pengiriman baju seragam

Seragam Gratis Belum Selesai Dibagikan, Masih Ada Siswa SMP Berseragam SD Di Tulungagung
suryamalang.com/David Yohanes
Antrean siswa baru SMP saat proses PPDB di Tulungagung 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung telah menganggarkan sekitar Rp 30 miliar untuk pengadaan seragam bagi siswa baru SD, SMP dan MTs. Namun hingga kini seragam baru itu belum selesai didistribusikan ke para siswa. Akibatnya masih ada siswa SMP yang mengenakan seragam SD.

Kasubbag Program Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung, Heri Purnomo mengatakan, kontrak pengadaan seragam berakhir pada 20 Oktober 2018. "Setelah tanggal itu baru akan ada evaluasi. Jika belum ada yang dikirim akan ada klaim," terang Heri.

Saat ini, menurut Heri Purnomo, yang sudah dibagikan adalah tas, kaus olahraga, kaus kaki dan hasduk. Batas akhir tanggal 20 Oktober adalah pengiriman sampai di Tulungagung. Setelah itu masih butuh waktu atara satu hingga dua minggu untuk proses distribusi ke setiap lembaga.

Penyebab keterlambatan lainnya karena sistem lelang yang dianggap unik. Misalnya setelah lelang selesai pada 12 Juli 2018, pemenang lelang harus melakukan pengukuran ke siswa.

"Paling tidak butuh waktu dua minggu untuk melakukan pengukuran," tambah Heri.

Belum lagi pemenang lelang harus pesan kain ke pabrik, dan dibutuhkan waktu selama satu bulan. Pemenang lelang hanya mempunyai waktu efektif selama dua bulan untuk menyediakan barang. arena itu jika ingin pembagian seragam gratis ini tepat waktu, harus ada perubahan sistem.

Misalnya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dipercepat. Dengan demikian ada cukup waktu bagi pemenang lelang untuk mengukur dan menyediakan barang.

Selain itu ada kendala teknis yang tak terduga. Misalnya penyedia barang tiba-tiba meninggal dunia. Ada pula truk kontainer yang digunakan mengirim seragam dari Jawa Tengah ini patah as di Ngawi.

"Terpaksa harus mencari tujuh armada mobil box pengganti untuk melanjutkan perjalanan ke Tulungagung," ungkap Heri.

Namun dengan semua kendala itu, Heri tetap yakin semua seragam akan sampai di gudang penyimpanan pada Sabtu (20/10/2018). 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved