Kediri

Siswa SD Dipukul Guru, Polisi: Sudah Diselesaikan Kekeluargaan

Diduga, guru jengkel dengan kelompok korban karena saat diperiksa tidak segera mengerjakan tugas kelompok yang diberikan

Siswa SD Dipukul Guru, Polisi: Sudah Diselesaikan Kekeluargaan
Tribunnews
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI -  Kasus kekerasan menimpa MF (13) siswa SDN Klampitan 2 Kecamatan Purwoasri  Kabupaten Kediri. Akibat kejadian itu, siswa kelas 5 tersebut hidungnya mimisen atau berdarah akibat dipukul oleh Mj (57) guru kelasnya.

Informasi yang dihimpun Surya menyebutkan, kejadian itu bermula saat Mj yang juga menjadi guru kelas korban memberikan materi pelajaran matematika. Mj kemudian memberikan tugas pelajaran untuk dikerjakan secara berkelompok. MF menjadi bagian dari kelompok 4 bersama dengan rekannya Dg dan Ag.

Diduga, Mj jengkel dengan kelompok itu karena saat diperiksa tidak segera mengerjakan tugas kelompok. Sehingga pelaku memukul bagian muka korban dengan punggung tangan kanan.

Pukulan guru tersebut mengenai hidung korban hingga berdarah. Setelah dipukul gurunya, kemudian korban langsung pulang memberitahukan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ibu korban Ny Titik ke Polsek Purwoasri, Rabu (17/10/2018).

Sementara Kapolres Kediri, AKBP Roni Saiful Faton menjelaskan, kasus kekerasan yang menimpa siswa SD sudah diselesaikan secara kekeluargaan.  Kedua belah pihak, baik orangtua, sekolah dan pihak guru telah sepakat untuk saling memaafkan. Sehingga kejadian itu diselesaikan kekeluargaan untuk menjaga pembelajaran di sekolah.

"Gurunya khilaf saat memukul mengenai hidung siswanya. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan," tutur Roni. 

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved