Arema Malang
Widodo C Putro Ungkap Penyebab Kekalahan Bali United di Kandang Arema FC
Bali United pulang dengan tangan hampa usai kalah 1-3 dari tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (20/10/2018)
Penulis: Dya Ayu | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KANJURUHAN - Bali United pulang dengan tangan hampa usai kalah 1-3 dari tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (20/10/2018) sore.
Kekalahan ini dialami tim Serdadu Tridatu karena gagal mengimbangi permainan Arema FC dan menembus pertahanan Singo Edan yang solid.
Usai pertandingan, Widodo C Putro (WCP) Pelatih Bali United menjelaskan masalah yang terjadi dalam tim asuhannya, hingga berakhir kekalahan.
Menurut Widodo, ada masalah yang terjadi dalam timnya khususnya lini pertahanan dan serangan, karena absennya Stefano Lilipaly (penyerang) dan Mahamadou N'Diaye (bek).
"Kami ucapkan selamat untuk Arema yang berhasil memenangkan pertandingan ini. Sebenarnya sejak awal kami sudah mengantisipasi pressing Arema tapi memang terjadi miss komunikasi di antara pemain kami," kata Widodo C Putro, Sabtu (20/10/2018) malam.
Diakui WCP, absennya dua pemain pentingnya itu sangat berpengaruh pada permainan tim, khususnya saat menyerang dan bertahan, meskipun dia telah menurunkan pemain pengganti.
"Dan memang inilah adanya. Memang ada kendala dalam tim kami tanpa dua pemain itu (Lilipaly dan Mahamadou N'Diaye, red). Selain itu pemain juga kurang konsentrasi," jelasnya.
Sementara itu, Ricky Fajrin bek Bali United membenarkan jika pada laga kali ini timnya lebih banyak ditekan oleh Bali United.
"Babak pertama kami lebih tertekan. Namun babak kedua kami bisa mulai bangkit dan Irfan Bachdim cetak gol. Ya mungkin ini bukan rejeki Bali United," tutur Ricky Fajrin.
Seperti diketahui, Lilipaly absen karena menemani sang istri yang akan melahirkan anak kedua dan Mahamadou N'Diaye absen karena cedera.