Tulungagung

Pemkab Tulungagung Minta Masyarakat Ikut Memantau Aktivitas Predator Seksual Sesama Jenis

Semua pihak mulai dari para guru dan orang tua memperhatikan anak-anak agar tidak terjebak dalam cabul sesama jenis

Pemkab Tulungagung Minta Masyarakat Ikut Memantau Aktivitas Predator Seksual Sesama Jenis
suryamalang.com/David Yohanes
Pelaku pencabulan sesama jenis yang mencari mangsa anak laki-laki dalam penahanan Polres Tulungagung 

SURYAMALANG.COM,  TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung memberi perhatian kasus pencabulan sesama jenis yang terjadi pada anak laki-laki berusia 14 tahun, Tono, nama samaran.

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, kasus itu menjadi keprihatinan bersama. Sebab ternyata anak laki-laki pun menjadi incaran predator seksual.

Untuk itu, Maryoto berharap, semua pihak mulai dari para guru dan orang tua memperhatikan anak-anaknya. "Terutama orang tua, karena waktu anak-anak ini sebagian besar ada di luar lingkungan sekolah," ujar Maryoto, Selasa (23/10/2018).

Lanjut Maryoto, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Polres Tulungagung untuk mengambil langkah lebih lanjut. Pemkab sangat proaktif untuk menerima pengaduan masyarakat terkait keberadaan predator seksual sesama jenis ini.

Masyarakat dihimbau untuk melapor jika melihat dan mengetahui aktivitas homoseksual di lingkungannya. "Perilaku seperti ini kan seperti menular, dari korban kemudian menjadi pelaku. Ini pentingnya membentengi anak-anak kita," tegas Maryoto.

Ke depan Pemkab juga mengintensifkan pemantauan warung kopi serta karaoke yang menjamur di Tulungagung. Karena diduga lokasi ini kerap menjadi tempat predator seksual sesama jenis mencari mangsa.

Atau menjadi tempat nongkrong komunitas yang mempunyai kecenderungan penyuka sesama jenis. Selain itu grup LGBT di media sosial juga turut dipantau dengan ketat.

"Kita tentu tidak ingin anak-anak kita terjerumus ke perilaku yang menyimpang ini," pungkas Maryoto.

Sebelumnya polisi telah menangkap Rony (45) pemilik Cafe Cendana di Dusun Pasir, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol karena telah mencabuli Tono. Dari pengakuannya, ada tiga anak laki-laki yang sudah menjadi korban.

Polisi masih melakukan pendalaman, karena diduga banyaj korban yang tidak melapor. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved