Surabaya

Polisi Periksa Ahmad Dhani di Surabaya sampai Pukul 22.40 Malam Ini

Ahmad Dhani didampingi dua kuasa hukumnya keluar dari Gedung Dirreskrimum Polda , Rabu (24/10/2018) pukul 22.40 WIB.

Polisi Periksa Ahmad Dhani di Surabaya sampai Pukul 22.40 Malam Ini
mohammad romadoni
Selama hampir enam jam Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit II Harda Bangtah (Harta Benda Bangunan dan Tanah) Ditreskrimum Polda Jatim. Ahmad Dhani didampingi dua kuasa hukumnya keluar dari Gedung Dirreskrimum Polda , Rabu (24/10/2018) pukul 22.40 WIB. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Selama hampir enam jam Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit II Harda Bangtah (Harta Benda Bangunan dan Tanah) Ditreskrimum Polda Jatim.

Ahmad Dhani didampingi dua kuasa hukumnya keluar dari Gedung Dirreskrimum Polda , Rabu (24/10/2018) pukul 22.40 WIB.

Dhani dicecar puluhan pertanyaan terkait kasus dugaan penipuan atau penggelapan proyek pembangunan villa di Batu.

Ahmad Dhani mengatakan, pihaknya menanggapi santai pemeriksaan terkait kasus perkara yang melibatkannya itu. Tidak ada perasaan panik maupun tekanan dalam pemeriksaan tersebut.

"Tadi ada 75 pertanyaan dari penyidik, bahkan ditanya nama ayah saya juga," ujar Ahmad Dhani di halaman Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya, Rabu (24/10/2018).

Dhani bersedia jika sewaktu-waktu diminta penyidik untuk dikonfrontir dengan pelapor, M Zaini Ilyas, yang diwakili kuasa hukumnya, Arif Fathoni.

"Apapun yang diminta penyidik akan dipenuhi karena yakin ini tidak ada masalah," ungkapnya.

Sebenarnya, kata Dhani, proyek pembangungan villa tidak ada sangkutpautnya dengan pelapor lantaran hanya intens berkomunikasi dengan Eddy Rumpoko yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Batu periode kedua.

"Saya kenal akrab dengan Eddy Rumpoko seperti kakak adik. Soal ini (proyek pembangunan villa), saya berkomunikasi dengan Eddy tidak ada yang lain," paparnya.

Lanjut dia, pihaknya yakin tidak ada rekayasa dalam perkara ini. Pihak penyidik sempat membeberkan barang bukti berupa print out percakapan dengan korban pada 2016 silam.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved