Surabaya
Prananda Surya Paloh: Politik Dinasti Tak Semuanya Buruk
Prananda memutuskan berpolitik di usia yang sangat muda lantaran merasa sudah mendapatkan banyak dari negeri ini
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Politisi muda Prananda Surya Paloh memiliki pandangan terbuka saat ditanya tentang pendapatnya terkait politik dinasti.
Pada SURYAMALANG.COM, Prananda mengatakan tak sepenuhnya menolak adanya oolitik dinasti.
Menurut Prananda Surya Paloh, politik dinasti itu tidak selalu buruk. Ada beberapa kondisi dimana politik dinasti itu bisa dilakukan.
"Kalau memang bicara politik dinasti ya saya memang sebagai anak dari Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, tapi yang ingin saya tekankan tidak semua politik dinasti itu buruk, ada baiknya juga," kata Prananda.
Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan, ada sejumlah negara yang menganut paham politik dinasti. Ia menyontohkan negara India ada Nehru-Gandhi yang juga memimpin India secara turun temurun dalam satu keluarga.
"Di sana ada positif dan negatifnya. Namun tergantung dia bisa memberikan apa untuk negara dan bangsanya," kata pria yang juga nyaleg DPR RI di Sumut dapil 1 itu.
Lebih lanjut Prananda mengatakan keputusannya untuk terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah, Surya Paloh, bukan karena ada alasan khusus.
Ia mengaku memutuskan berpolitik di usia yang sangat muda lantaran ia merasa sudah mendapatkan banyak dari negeri ini. Baik untuk dirinya maupun keluarga.
"Negeri ini sudah berikan luar biasa baik pada saya dan keluarga. Ini adalah bentuk sumbangsih saya pada negara," katanya.
Sebagai politisi muda, ia mengatakan anak muda tidak boleh apatis terhadap politik. Sebab menurutnya posisi anak muda saat itunsangat strategis.
Bahkan di Pileg komposisi pemilih muda sampai 60 persen. Artinya anak muda memiliki faktor strategis dalam menentukan masa depan bangsanya.
Menurutnya anak muda tidak boleh apatis. Justru harus melek politik. Mereka yang apatis menurutnya karena anak muda tidak cukup teredukasi secara politik.
"Mengapa anak muda apolitik? Karena pendidikan politik yang salah dan merekabtahunya hanya praktek politisi yang tidak mencerminkan politisi yang baik. Padahal nggak semua politisi buruk dan kita harus berikan pendidikan politik yang benar," pungkas pria yang juga Ketua DPP Garda Pemuda Nasdem ini.
Terkait pemuda dan dunia politik caleg DPR RI Partai Nasdem Haerul Amri. Pria yang juga Sekjend DPP GP NasDem ini menganggap
yg saat ini menjadi caleg DPR RI Partai NasDem dapil Jatim 2 Pasuruan dan Probolinggo.
"Peran pemuda di politik sangat penting untuk membangun politik yang berkarakter & berahlaqul karimah," kata pria yang akrab disapa Gus Aam ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/prananda-surya-paloh_20181024_175118.jpg)