Blitar

Pedagang Bentuk Forum Komunikasi Kawal Pembangunan Pasar Legi Kota Blitar

Forum tersebut akan mengawal proses pembangunan mulai tahap relokasi sampai penempatan kembali Pasar Legi.

Pedagang Bentuk Forum Komunikasi Kawal Pembangunan Pasar Legi Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Sekretaris Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi, Adi Santoso, menunjukkan SK Wali Kota pembentukan forum pedagang, Jumat (2/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Tak ingin proses pembangunan Pasar Legi terkatung-katung seperti pembangunan Pasar Templek, para pedagang membentuk Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi. Forum ini akan mengawal proses pembangunan mulai tahap relokasi sampai penempatan kembali Pasar Legi.

"Forum ini sudah resmi, ada SK dari Wali Kota Blitar. Forum ini sebagai wadah pedagang dalam mengawal proses pembangunan Pasar Legi," kata, Sekretaris Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi, Adi Santoso, Jumat (2/11/2018).

Adi mengatakan, tujuan pembentukan forum pedagang ini untuk mengantisipasi terjadinya manipulasi dalam proses pembangunan Pasar Legi. Para pedagang tidak ingin proses pembangunan Pasar Legi terkatung-katung seperti Pasar Templek.

Pembangunan Pasar Templek yang direncakan dimulai tahun ini ternyata gagal. Padahal para pedagang Pasar Templek sudah terlanjur dipindah ke tempat penampungan sementara. "Kami tidak ingin bernasib sama seperti pedagang Pasar Templek," ujarnya.

Untuk itu, kata Adi, dengan adanya forum, para pedagang dapat ikut mengawasi proses pembangunan Pasar Legi. Pemkot Blitar harus melibatkan para pedagang dalam pembahasan tahapan pembangunan pasar. Mulai dari proses relokasi sampai penempatan kembali pedagang di pasar.

"Akhir tahun ini mulai proses relokasi, kami harus dilibatkan dalam pembahasan relokasi pedagang," ujarnya.
Sekadar diketahui, Pasar Legi terbakar pada Juni 2016 lalu. Sampai sekarang, kios pedagang yang ludes terbakar dibiarkan mangkrak. Awalnya, Pemkot Blitar berencana membangun Pasar Legi menggunakan dana bantuan dari pemerintah pusat.

Tapi, sampai sekarang usulan dana bantuan dari pemerintah pusat tidak jelas turunnya. Akhirnya, Pemkot Blitar berinisiatif membangun Pasar Legi menggunakan APBD.

Rencananya, Pemkot Blitar akan membangun Pasar Legi pada 2019. Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembangunan pasar. Akhir 2018 ini, Pemkot akan merelokasi para pedagang untuk persiapan pembangunan pasar. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved