Blitar

Teriakan Tetangga Selamatkan Rumah Siswo, Namun Toko Kasur Dan Bantal Milik Siswo Ludes Terbakar

Wargapun dengan cepat dan beramai-ramai memadamkan api, sehingga rumah Siswo selamat. Namun, toko kasur dan bantal miliknya ludes terbakar.

Teriakan Tetangga Selamatkan Rumah Siswo, Namun Toko Kasur Dan Bantal Milik Siswo Ludes Terbakar
suryamalang.com/Imam Taufik
Toko kasur dan bantal milik Siswo Priyono di Blitar yang ludes terbakar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Keheningan warga Desa Resapombo Kecamatan Doko Kabupaten Blitar yang sedang terlelap tidur, Jumat (2/11) dini hari dikejutkan teriakan kebakaran. Ini setelah toko milik Siswo Priyono (46) warga desa setempat terbakar.

Wargapun dengan cepat dan beramai-ramai memadamkan api, sehingga rumah Siswo selamat. Namun, toko kasur dan bantal, yang ada di depan rumahnya tak berhasil diselamatkan.  Bangunan toko seluas 8x6 m2 itu ludes terbakar karena saat dipergoki, api sudah membesar.

Apalagi, isinya juga mudah terbakar, seperti tumpukan kasur, bantal, kain seprai, dan bahan kasur, yang jadi usaha dagangan korban. Selain itu, di dalam toko korban, juga ada tiga sepeda motor, sehingga terbakar juga dan tinggal kerangkanya. Yakni, sepeda motor Honda Gl Max, Gl Pro, dan Honda Supra X.

"Memang, api saat dipergoki sudah membesar dan sudah membakar isi toko," kata AKP Sunardi, Kapolsek Doko.

Menurutnya, api diduga berasal dari konsleting listrik dari dalam toko. Kemungkinan, api itu berasal dari sambungan kabel yang terhubung ke stopkontak. "Namun, itu masih kami selidiki karena isi dalam toko, tak tersisa sama sekali," paparnya.

Ditambahkannya, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Itu pertama kali diketahui tetangganya, Imam Priyono (55). Saat itu, ia terbangun karena anaknya, yang berusia 7 tahun minta diantarkan kencing.
Oleh imam, anaknya diajak ke depan rumah.

Begitu membuka pintu depan rumahnya, Imam terkejut karena melihat api berkobar di toko milik korban. Toko itu berada di depan rumah korban. Seketika itu, Imam langsung lari dan membangunan korban. Bersamaan itu, warga terbangun karena mendengar teriakan Imam dan korban.

Begitu warga bangun dan berdatangan, mereka langsung ramai-ramai memadamkan api dengan carra seadanya.

"Akhirnya, api berhasil dipadamkan dan rumah korban selamat. Namun, toko dan isinya (kerugiannya sekitar Rp 50 juta) tak berhasil diselamatkan," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved