Surabaya

Polisi Ringkus Empat Komplotan Pembuat Order Fiktif Ojek Online di Surabaya

Order fiktif itu, yang order dia sendiri, rute juga dia sendiri yang atur. Dia punya server sendiri. Dia tanpa narik tapi di rumah sambil tidur pun bi

Polisi Ringkus Empat Komplotan Pembuat Order Fiktif Ojek Online di Surabaya
grab
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya membekuk empat pria yang terlibat kasus manipulasi penumpang ojek online.

Empat pria tersebut berinisial FS (25), warga Gayungsari, DA (25) warga Siwalankerto, AP (26) warga Pucang Adi Gubeng dan AK (34), warga Karangasem, Tambaksari, Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, satu dari empat pelaku merupakan pengemudi ojek online.

Tersangka bersama tiga rekannya berkomplot membuat aplikasi palsu.

Tiga rekannya tersebut turut terlibat membuat aplikasi rute bodong yang seakan-akan mengantar penumpang.

"Perannya satu orang FS anggota Grab resmi yang dibantu tiga orang menjadi pembantu membuat aplikasi palsu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Sabtu (3/11/2018).

Padahal, mereka sudah menyiapkan beberapa alat seperti komputer dan puluhan handphone yang diatur sebagai akun penumpang bodong.

"Satu driver aplikasi ojek online dibantu tiga temannya membuat rute fiktif dari beberapa handphone yang ia gunakan beserta akun penumpang," kata AKBP Sudamiran. 

Dari handphone tersebut, mereka menggunakan aplikasi Moc Location untuk membuat rute fiktif.

"Order fiktif itu, yang order dia sendiri, rute juga dia sendiri yang atur. Dia punya server sendiri. Dia tanpa narik tapi di rumah sambil tidur pun bisa," kata Sudamiran.

Aksi itu terendus saat suatu perusahaan ojek online merasa janggal dengan aplikasi antar penumpang oleh pelaku FS.

Setelah diselidiki, FS terbukti berkomplot membuat aplikasi palsu untuk meraup untung lebih dari pekerjaannya sebagai driver online.

Polisi menyita barang bukti di antaranya 16 handphone, modem, enam ATM, PC, monitor, keyboard dan buku administrasi. Nur Ika Anisa

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved