Breaking News:

Malang Raya

VIDEO - Pembacaan Puisi WS Rendra untuk Rombongan Sekolah dari Malaysia di Malang

Sumikan, guru agama Smanawa dengan lagu Rumah di Atas Angin. Beberapa puisi karya Wiji Tukul dan WS Rendra disajikan di

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: yuli

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - High School Bukit Mertajam di Pulau Penang, Malaysia senang menjalin kerjasama dengan SMAN 9 (Smanawa) Kota Malang.

Untuk itu dilakukan pertukaran pelajar selama 12 hari sejak 28 Oktober 2018 lalu. Ada empat guru yang ikut ke Malang.

"Dengan Smanawa adalah sister school kedua kami selain sekolah di Thailand," jelas Azhar Aminullah, Kepala Sekolah yang juga ketua delegasi pada Suryamalang.com, Jumat (2/11/2018).

Sebagai sekolah yang memiliki program internasional, diperlukan kerjasama dengan sekolah negara lain.

"Kemarin kami juga diajak Pak Teddy (Abdul Teddy, Kepala Smanawa) ke MAN 2 dan SMAN 7. Kami menjalin jaringan," kata Azhar yang mengaku senang di Kota Malang karena tak terlalu panas. Dikatakan dia, pertukaran pelajar lebih sebagai kongsi budaya dan ilmu.

"Bagi pelajar kami bisa buat menambah wawasan budaya negara lain dan meningkatkan kualitas sekolah," jelasnya.

Kongsi budaya dilakukan karena dari sisi kurikulum juga agak berbeda. High school ini adalah milik pemerintah Malaysia. "Di Malaysia banyak sekolah milik pemerintah," katanya.

Selanjutnya dari Smanawa juga akan berbalas pertukaran pelajar ke sekolah ini. Diperkirakan pada Januari 2019 mendatang. Jumlah siswa yang bakal dikirim ada 30. Sedang dari Malaysia karena ada sesuatu hal hanya mengirim 28 orang.

Mereka tak hanya belajar di sekolah, tapi juga ke Taman Safari, ke Blitar, mewarnai topeng Malang dll. Selain itu juga mengikuti " Pentas Kolaborasi Sastra di Atas Panggung" berupa parade pembacaan puisi.

Aula sekolah diubah jadi gedung pertunjukkan dengan dominasi latar warna hitam. Sebagian besar siswa duduk di karpet aula.

"Di Indonesia, pada bulan Oktober sebagi momen bulan bahasa," jelas Iskandar, Waka Humas SMAN 9.

Sehingga yang diberi kesempatan adalah siswa kelas bahasa dan peserta student exchange dari Malaysia.

Kegiatan dipersiapkan selama lima hari terakhir oleh sutradara Moehammad Sinwan. Ia juga memberi kado buku tulisannya pada sekolah Malaysia dan Smanawa karena teaternya baru berulangtahun.

Pentas dibuka dengan penampilan Sumikan, guru agama Smanawa dengan lagu Rumah di Atas Angin. Beberapa puisi karya Wiji Tukul dan WS Rendra disajikan di pentas kolaborasi itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved