Liga 1
Sukses Bawa PSIS Semarang Menjauh dari Jurang Degradasi, Jafri Sastra Sampaikan Hal Ini
Bahkan awalnya berada di posisi 17 kini PSIS berada di posisi delapan klasemen sementara, di atas Persebaya dan Arema FC.
Penulis: Dya Ayu | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pelatih Jafri Sastra sukses membawa PSIS Semarang bercokol di papan tengah klasemen sementara Liga 1 musim 2018.
Sebelumnya, PSIS saat masih dipegang Vincenzo Alberto Annese berada di posisi dua terbawah dan terancam degradasi, namun semenjak kedatangan Jafri Sastra yang diperkenalkan ke publik pada 23 Agustus 2018, prestasi PSIS semakin hari semakin menanjak.
Bahkan awalnya berada di posisi 17 kini PSIS berada di posisi delapan klasemen sementara, di atas Persebaya dan Arema FC.
Terkait kesuksesannya membawa PSIS kini, Jafri tak ingin sesumbar. Bahkan ia tak ingin melupakan jasa Vicenzo yang pernah menjadi bagian dari tim Mahesa Jenar.
"Sebetulnya tren ini tidak hanya karena saya saja, tapi juga karena pelatih yang terdahulu. Terbukti saat dia meninggalkan tim ini, dia juga meninggalkan poin. Kalau dia tidak meninggalkan poin tentu posisi tim ini tidak seperti sekarang di papan tengah," kata Jafri Sastra, Senin (5/11/2018).
Selain itu, mantan pelatih Semen Padang dan Mitra Kukar itu juga membeberkan hal-hal yang dia lakukan untuk dapat mengoptimalkan kemampuan para pemain, sehingga dapat meraih tren positif selama ia tangani.
"Yang terpenting saya lebih memahami dan menggali potensi para pemain di sini. Saya tekankan, di sepak bola tidak ada yang tidak bisa, harus yakin, bekerja keras dan optimis disetiap pertandingan. Itu yang saya tanamkan pada mereka," jelasnya.
"Alhamdulilah pemain bisa menyerap apa yang kami inginkan, sehingga kami bisa tampil lebih baik dari putaran pertama," tambah Jafri Sastra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/psis-semarang-vs-arema-fc-minggu-4112018_20181105_141015.jpg)