Breaking News:

Malang Raya

Pemkot Malang Ingin Sinergi dengan Perguruan Tinggi untuk Entas Kemiskinan

Pemkot Malang ingin bersinergi dengan perguruan tinggi, terutama dalam pengentasan kemiskinan.

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Sofyan Edy Jarwoko 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemkot Malang ingin bersinergi dengan perguruan tinggi, terutama dalam pengentasan kemiskinan.

“Itu bisa dimulai dari area kecil. Ada 57 kelurahan di Kota Malang. Jadi bisa kerja sama dengan 57 perguruan tinggi,” jelas Ir Sofyan Edy Jarwoko, Wakil Wali Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (6/11/2018).

Menurutnya, tantangan terbesar Kota Malang adalah kemiskinan dan pengangguran terbuka.

( Baca juga : Pohon Tumbang Picu Kemacetan di Simpang Empat Kepanjen, Kabupaten Malang )

“Misalnya pendampingan kewirausahaan agar mengatasi pengangguran dan kemiskinan,” jelas Bung Edy.

Angka pengangguran terbuka di antaranya dari lulusan perguruan tinggi yang tidak kembali ke daerah asalnya, dan mencari lapangan kerja di Kota Malang.

Bahkan ada juga yang menikah atau melanjutkan studi di Kota Malang.

( Baca juga : Nama Korban Kecelakaan Tol Surabaya-Mojokerto, Korban dari Malang, Sidoarjo, Ngawi, Ponorogo, Kediri )

Peran perguruan tinggi lain bisa melalui pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI) Wilayah Jawa Timur, Dr Anwar Cengkeng SH MH mengatakan pemerintah daerah bisa membantu PTS dengan mengacu pada UU 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Kalau memakai UU Pemda, memang tidak sinkron,” kata Anwar.

( Baca juga : Ada Pilkades, Polisi Melarang Aremania Gelar Nobar saat Arema FC Menjamu Perseru Serui )

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved