Smart City Malang

Dinas Kominfo Kota Malang Targetkan Integrasi Jaringan Seluruh OPD

Dinas Kominfo Kota Malang bersiap membuat terobosan baru yang berupa integrasi jaringan untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Kepala Dinas Kominfo Kota Malang Zulkifli Amrizal saat menunjukkan tampilan situs layanan Sambat Online, Jumat (21/5/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Kominfo Kota Malang bersiap membuat terobosan baru.

Terobosan tersebut berupa integrasi jaringan untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal itu merupakan upaya untuk mendukung program smart city yang dicanangkan Pemkot Malang.

Saat ini proses integrasi jaringan tersebut sudah mulai berjalan dan terhubung.

Setidaknya 10 pasar tradisional, 16 puskesmas, 57 kelurahan, 5 kecamatan, 45 OPD, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan RSUD Kota Malang.

Nantinya seluruh instansi tersebut akan saling terhubung satu dengan lainya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Malang, Zoelkifli Amrizal menjelaskan integrasi jaringan tersebut merupakan upaya untuk membangun infrastruktur.

Hal itu untuk mendukung enam konsep smart city di Kota Malang.

“Integrasi jaringan itu untuk menguatkan sisi infrastruktur,” kata Zoelkifli.

Selain integrasi jaringan untuk seluruh instansi, Dinas Kominfo juga saat ini sudah memiliki 168 aplikasi.

Aplikasi tersebut merupakan milik beberapa OPD yang ada di Kota Malang.

Aplikasi tersebut ada yang sudah berupa mobile tetapi jug ada yang masih bersifat website.

Semua aplikasi tersebut merupakan bagian dari program E-government kota Malang.

Ada delapan kategori aplikasi yang ada di pemkot Malang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved