Madiun

Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp 50 juta Kepada Keluarga Alfiani, Pramugari Lion Air JT 610

Khusus wilayah Madiun hanya satu ahli waris yang mendapatkan santunan menyusul jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang

Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp 50 juta Kepada Keluarga Alfiani, Pramugari Lion Air JT 610
suryamalang.com/Rahadian Bagus
Jenazah Alfiani, langsung dimakamkan, setelah disalatkan di Madiun 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Asuransi Jasa Raharja Madiun menyerahkan santunan Rp 50 juta kepada keluarga Alfiani Hidayatul Solikah (19), pramugari Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Santunan senilai Rp 50 juta diserahkan Kepala Perwakilan Jasa Raharja Madiun, Hendra Yudistira kepada ayah Alfiani, Slamet (60) di rumah duka di Dusun Gantrung Desa Mojorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/11/2018) siang.

"Setiap korban kecelakaan lalu lintas darat, laut maupun udara berhak mendapatkan santunan. Santunan itu diberikan kepada ahli warisnya," kata Hendra usai menyerahkan santunan kepada Slamet, ahli waris almarhumah Alfiani Hidayatul Solikah.

Korban kecelakaan yang meninggal dunia diberikan santunan dari Asuransi Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta. Sedangkan santunan yang lain, kata Hendra, merupakan keweangan pihak maskapai Lion Air.

"Kalau kami dari Asuransi Jasa Raharja, memberikan perlindungan dasar bagi seluruh korban yang sudah teridentifikasi," ungkap Hendra.

Ia menambahkan, khusus wilayah Madiun hanya satu ahli waris yang mendapatkan santunan menyusul jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Satu saja yang mendapatkan santunan atas nama Alfiani Hidayati Solikah selaku pramugari Lion Air," kata Hendra.

Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo Mustakim, mewakili keluarga, menyampaikan ucapan terima kasih atas doa seluruh warga, sehingga jenazah Alfiani bisa ditemukan.

Mustakim meyakini, Alfiani meninggal dalam kondisi syahid (masuk surga). Sebab, Alfiani meninggal saat bertugas sebagai pramugari yang mengantar banyak orang.

"Insyallah almarhum masuk kategori syuhada dan mati sahid. Alfiani berjuang mengantar banyak orang dengan tujuan baik," kata Mustakim.

Usai jenazah disalatkan, Mustakim bersama keluarga melepas jenazah Alfiani untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved