Tulungagung

Remaja 16 Tahun Ungkap Identitas Penyerang 10 Mahasiswa IAIN Tulungagung

Kasus penyerangan terhadap 10 mahasiswa IAIN Tulungagung terungkap. Polisi mendapat nama pelaku dari remaja berusia 16 tahun.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Lokasi penyerangan 10 mahasiswa IAIN Tulungagung di Desa Plosokandang, Kedungwaru, Tulungagung, Minggu (11/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG – Polisi berhasil mengungkap kasus penyerangan terhadap 10 mahasiswa IAIN Tulungagung di Desa Plosokandang, Kedungwaru, Tulungagung.

Polisi menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam penyerangan yang mengakibatkan punggung Sania Fikhi Tatoriq (19) terluka akibat ditusuk pecahan kaca.

Enam orang yang ditangkap polisi adalah AH (17), BG (16), Rizki Chonio Efendi (19), M Angara Putra (22), M Agung Yuliandri (20), dan Muhaimin Dzulzalali Efendi (20).

( Baca juga : Akibat Jalin Hubungan Terlarang, Janda Ini Buang Bayinya di Pinggir Rumah Warga di Kediri )

“Kami tahu identitas para penyerang itu berdasar hasil penyelidikan.”

“Selanjutnya kami jemput mereka di rumah masing-masing,” terang Kompol Andik Gunawan, Wakapolres Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (14/11/2018).

Dalam kasus ini polisi menyita belasan batu berbagai ukuran, botol kaca, dan tiga ponsel.

( Baca juga : Pria Asal Malang Terlibat Peredaran Narkoba Jaringan Mojokerto )

Andik mengungkapkan polisi sangat terbantu dengan rekaman video di lokasi.

Berdasar rekaman video itulah polisi bisa mengidentifikasi BG.

Kemudian polisi menjemput BG di rumahnya pada Selasa (13/11/2018) malam.

( Baca juga : Hanya Butuh 5 Detik, Komplotan Curanmor Asal Jember Ini Biasa Mencuri Motor di Surabaya )

Dari pengakuan BG inilah polisi mendapat sejumlah nama yang ikut dalam penyerangan itu.

Bahkan BG juga menunjukkan rumah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan itu.

“Kemudian polisi berpakaian sipil menangkap mereka di rumahnya.”

( Baca juga : Bersihkan Kaca di Surabaya, Pemuda Asal Madura Tewas Usai Terjatuh dari Ketinggian 10 Meter )

“Kami telah tetapkan mereka sebagai tersangka,” tambah Andik.

Dari enam tersangka itu, hanya AH dan BG yang tidak ditahan.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved