Breaking News:

Universitas Islam Malang

Fasilitas Tax Centre Lengkapi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma

Kegiatan MoU antara Kanwil DJP III Jatim dengan Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (15/11/2018).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: yuli
sylvianita widyawati
Kegiatan MoU antara Kanwil DJP III Jatim dengan Universitas Islam Malang (Unisma), Kamis (15/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) dilengkapi fasilitas tax centre kerjasama dengan Kanwil Direktorat Jendral Pajak (DJP) III Jawa Timur, Kamis (15/11/2018).

Selain itu dilakukan MoU antara kanwil dengan Rektor Unisma, Prof Dr Masykuri MSi.

"Segera eksyen saja setelah MoU ini," pinta Masykuri di acara itu. Dengan makin lengkap fasilitas di fakultas, ia yakin akan menambah kompetensi mahasiswa FEB Unisma sehingga bisa bersaing dengan alumni kampus lainnya.

Karena termasuk ekspansif bekerja sama dengan pihak lain, rektor berharap FEB bisa leading dulu di antara fakultas lain di Unisma untuk ikut akreditasi tingkat Asean. Dekan FEB, Nur Diana SE, MSi mengatakan tax centre akan menjadi pusat perpajakan, pusat penyuluhan sosialisasi perpajakan di lingkungan kampus.

Juga sebagai pusat pelayanan pajak bagi masyarakat sekitar kampus. Bagi mahasiswa bisa sebagai laboratorium untuk mengembangkan bidang ilmu perpajakan. “Misalnya, mengisi SPT melalu aplikasi e-filing, dan sebagainya,” paparnya.

Ditambahkan rektor, secara umum, fasilitas di Unisma akan dilengkapi dalam kurun waktu 2018-2019 ini. Untuk mendukung kebutuhan laboratorium, Unisma membentuk tim ahli untuk pengadaan barang dan jasa.

Dengan begitu, keberadaannya bisa mendukung prodi di Unisma. Dihadapan dosen dan ratusan mahasiswa, ia menyatakan pada Senin pekan depan akan dilaksanakan peletakan batu pertama sekaligus untuk lima pembangunan.

Antara lain pengembangan perpustakaan, laboratorium dasar berlantai lima, bisnis center yayasan serta tempat parkir dua lantai. Penambahan lahan parkir disambut hangat mahasiswa dengan memberi respons tepuk tangan. Hal ini karena jumlah mahasiswa Unisma makin meningkat.

Selain itu, di akhir November 2018 akan dimulai green house terpadu di d
Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang seluas satu hektare. Ini bisa digunakan berbagai fakultas di Unisma, seperti Fakultas Teknik, Kedokteran dll.

Kemudian pada Februari 2019 dilakukan pembangunan rusunawa ke empat di belakang RSI Unisma. Serta pengembangan kampus II di Kabupaten Malang yang akan diintevensi oleh Presiden RI Joko Widodo.

Eko Budi Hartono SE MM, Kabid P2 dan Humas Kanwil DJP III Jatim menjadi narasumber di seminar ekonomi usai MoU. Dikatakan, peran dunia pendidikan mulai dari SD sampai perguruan tinggi penting untuk ikut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

"Sebab pajak berperan penting dalam kelangsungan pembangunan," kata dia. Tahun ini dari pajak diperkirakan Rp 1800 triliun. Sedang untuk biaya belanja negara sebesar Rp 2200 triliun. Karena ada defisit atau minus, maka pembiayaan dibantu dengan hutang dan hasil investasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved